Sunita Terharu, Ayah Hadiri Wisuda Berkursi Roda

Dwi H Putra    •    Jumat, 16 Oktober 2020 | 19:38 WIB
Lokal
Sunita didampingi sang ayah dan bibi saat wisuda.(dwi/wb)
Sunita didampingi sang ayah dan bibi saat wisuda.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Kendati datang terlambat menghadiri wisuda anaknya karena keterbatasan, Hamsir warga Kampung Nelayan Sungailiat ini akhirnya bisa memasuki Gedung Aula Politeknik Manufaktur Bangka Belitung (Polman Babel) dengan dibantu panitia. 

Mengetahui kedatangan ayahanda menggunakan kursi roda didampingi bibinya, sontak membuat Sunita mahasiswi Jurusan Teknik Elektro dan Informatika Prodi D3 Teknik Elektonika, terharu. 

Mahasiswi tiga bersaudara ini merasa bangga bisa kuliah di Polman Babel dan diberi kesempatan mendapat bidik misi. 

"Hari ini ayah ditemani bibi, mereka lah orang yang sangat berperan selama saya menempuh pendidikan dari sekolah dasar (SD) sampai kuliah, bibi menjadi peran pengganti ibu bagi saya," ungkap Sunita dengan berkaca-kaca usai mengikuti prosesi wisuda ke XXIV Polman Babel di Sungailiat, Jumat (16/10/2020). 

"Ayah dan ibu telah lama berpisah, ayah berjuang mencukupi kebutuhan kami dan mendidik kami dibantu bibi," ujarnya.

Lanjutnya, Polman Babel merupakan salah satu tujuan perguruan tinggi untuk menggapai mimpi, disamping tidak jauh dari tempat tinggal, Polman Babel merupakan salah satu politeknik impian di Babel.

Selama kuliah pihak Polman Babel sangat respon terutama sewaktu magang atau praktek kerja lapangan (PKL), dirinya merasa sangat beruntung bisa dapat kuliah di Polman Babel meskipun nilai yang diperoleh belum maksimal. 

"Saya tidak merasa malu dengan kondisi dan keterbatasan orang tua saya, hal tersebut akan menjadi motivasi untuk mencapai cita-cita, meskipun selama kuliah masih ada kesenjangan sosial antar sesama teman," akunya. 

"Saya akan cari kerja dulu, belum kepikiran untuk melanjutkan kuliah lagi, paling tidak saya dapat membantu ekonomi keluarga," paparnya. 

Sementara itu, Hamsir yang ditemani adik perempuannya menghadiri wisuda putrinya, sangat tidak menyia-nyiakan kesempatan menyaksikan anaknya memakai baju toga meskipun kondisi fisiknya yang mempunyai keterbatasan.



MEDSOS WOWBABEL