Jembatan Jerambah Gantung Ambruk, Dinkes Kota Mendadak Cek Seluruh Proyek Dinkes

Caption: Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang mengecek pembangunan Puskesmas Girimaya, Sabtu (17/10/2020). (hdd/wb)
Caption: Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang mengecek pembangunan Puskesmas Girimaya, Sabtu (17/10/2020). (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pasca ambruknya kontruksi Jembatan Air Karabut atau Jembatan Jerambah Gantung, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang mendadak melakukan pengecekan proses pembangunan proyek Puskesmas Grimaya, yang berada di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sriwijaya, Sabtu (17/10/2020).

Pembangunan proyek tersebut menelan anggaran sekitar Rp 5 miliar yang bersumber dari APBD-DAK TA 2020. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang Masagus Hakim menyebutkan, kedatangan rombongannya sebagai peninjauan terhadap proyek-proyek yang dilaksanakan oleh dinas kesehatan.

"Pertama pembangunan UGD di Air Itam dan fisiknya sudah 100 persen namun pencarian belum, yang kedua Puskesmas Grimaya kondisinya sudah 40 persen kontraknya sampai 15 Desember," tukasnya, di dampingi Inspektorat Kota Pangkalpinang.

"Kalau Puskesmas Grimaya ini kita anggarkan sekitar Rp 5 milliaran, kalau di UGD Air Itam itu Rp 350-an, juta," ujar dia.

Peninjauan langsung ke lokasi, kata Masagus, dilakukan untuk mengetahui progres pengerjaan bangunan, sehingga dalam proses pembayaran sudah dalam kondisi baik dan tidak ada temuan yang merugikan negara.

Sedangkan terkait tidak adanya plang papan izin mendirikan bangunan (IMB) tidak terlihat lokasi, kata Masagus, IMB tersebut telah ada dan akan diminta untuk segera dipasang.

"Izin-izinnya beriringan dan sudah dilaksanakan oleh PPK bahwa izin itu sudah ada di perizinan terpadu. Saya akan perintahkan mereka pasang plang IMB," tukasnya. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE