Jerambah Gantung Kerabut Ambruk Jadi Tontonan Warga Sekitar

Firman    •    Sabtu, 17 Oktober 2020 | 06:25 WIB
Video Kite
Puluhan warga yang ingin menyaksikan ambruknya proyek Jerambah Gatung di Kelurahan Kerabut.(fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ambruknya Jerambah Gantung di Kelurahan Kerabut Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang Jumat (16/10/10/2020) malam, sontak menjadi tontonan warga sekitar.

Proyek jerambah yang menghubungkan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka ini dibangun dengan panjang sekitar 70 meter dan tinggi delapan meter, menelan biaya miliaran rupiah menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Pangkalpinang tahun 2020.

Mega proyek senilai Rp 25.980.529.000 itu dikerjakan PT Karya Muliya Nugraha dengan tanggal kontrak 22 April 2020 dan akan berakhir tanggal 17 Desember 2020.

Menurut warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi jerambah Gantung itu, ambruknya jerambah itu sekitar pukul 20.40 WIB. 

"Tadi pas lagi di dalam rumah tiba-tiba ada suara geledar kayak suara guncangan, gak tahunya jerambah ini yang ambruk," ungkap salah warga sekitar lokasi, Jumat (16/10/2020) malam.

Sebelum pihak kepolisian dari Polsek Taman Sari Kota Pangkalpinang datang ke lokasi Jerambah Gantung, puluhan warga baik pria maupun wanita berkumpul di sekitar lokasi untuk bisa melihat jerambah yang ambruk tersebut.

Tidak lama kemudian anggota Polsek Taman Sari Pangkalpinang, akhirnya tiba di lokasi untuk melarang warga agar tidak mendekati ambruknya jerambah, dan mengimbau warga agar tidak mendakati lokasi demi menjaga keselamatan warga.

Polisi juga memasang garis polisi di sekitar lokasi ambruknya Jerambah Gantung, yang ada di Kelurahan Kerabut Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.(fn/wb) 





MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE