Kadis PU Kota: Pembangunan Jembatan Jerambah Gantung Tetap Dilanjutkan

Caption: Pembangunan Jembatan Jerambah Gantung yang Ambruk. (hdd/wb)
Caption: Pembangunan Jembatan Jerambah Gantung yang Ambruk. (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Ambruknya kontruksi bangunan Jembatan Air Karabut alias Jerambah Gantung Kota Pangkalpinang, diduga terjadi akibat kelalaian atau human eror.

Proyek jembatan senilai 25 miliar tersebut ambruk sekitar pukul 19.30 WIB, Jumat (16/10/2020), yang kini masih dalam proses pengerjaan PT Karya Mulia Nugraha.

"Jadi kronologis masalah ini disebabkan oleh human eror, jadi salah satu balok gilder yang dipasang tegas di atas salah satunya tergelincir sehingga menimpa yang lainnya," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pangkalpinang, Suparlan kepada wowbabel.com

Akibat ambruknya kontruksi jembatan tersebut, Dinas PU bersama pihak kontraktor sedang menyiapkan kajian teknis dalam perencanaan awal untuk evakuasi dan perbaikan. Artinya, pengerjaan proyek tersebut tetap dilakukan.

"Yang pertama itu merupakan tanggungjawab pihak kontraktor. Sebagai informasi keuangannya baru dibayar 56 persen, sekarang progresnya sudah terlaksana hampir 70 persen," kata Suparlan.

"Jadi ini tetap dilanjutkan. Tidak ada penambahan keuangan, ini sudah sepakat tetap menjadi tanggungjawab pihak kontraktor. Kita tetap melaksanakan ini dan melakukan evakuasi serta akan  disetting ulang," jelasnya.

Suparlan menjelaskan, tahap awal pengerjaan rencananya yaitu pada pondasi yang patah akan ditambah atau diganti dengan pondasi yang baru. 

"Kita tetap melaksanakan ini dan melakukan evakuasi serta akan  disetting ulang. Berkaitan dengan yang patah ini sebenarnya bukan karena apa-apa, secara teknis sudah memenuhi syarat apa sesuai perencanaan," ungkap dia.

Pihak Kontraktor PT Karya Mulia Nugraha menyatakan akan bertanggung jawab terkait ambruknya kontruksi jembatan yang kini masih dalam proses pengerjaan tersebut.

"Untuk masalah penyelesaian perbaikan ini kami selaku kontraktor pelaksana akan bertanggung jawab dan akan memperbaiki pekerjaan ini sampai dengan selesai walaupun kami menanggung kerugian," ujar Renol, selaku Ketua Pelaksana Proyek saat dikonfirmasi. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL