Proyek Jembatan Gantung Senilai 25 Miliar Ambruk Sebelum Selesai Pembangunan

Caption: Proses Pembangunan Jembatan  Jerambah Gantung. (WB)
Caption: Proses Pembangunan Jembatan Jerambah Gantung. (WB)

PANGKALPINANG, ww.wowbabel.com -- Kontruksi Jembatan Air Karabut alias Jerambah Gantung senilai Rp 25 miliar lebih yang mulai dikerjakan sejak 22 April 2020, ambruk saat masih dalam proses pengerjaan, Jumat (16/10/2020) malam.

Berdasarkan dari catatan plang papan informasi di lokasi, proyek senilai Rp 25,980 miliar yang bersumber dari APBD Pemkot Pangkalpinang tersebut dikerjakan oleh PT Karya Mulia Nugraha.

Adapun dari catatan di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Pangkalpinang, PT Karya Mulia Nugraha dinyatakan sebagai pemenang proyek ini dengan harga kontrak senilai Rp 25,980 miliar. 

Tender proyek jembatan tersebut dibuat pada 9 Maret 2020, dengan nilai pagu paket tercatat Rp 26,222 miliar dan harga perkiraan sendiri (HPS) Paket Rp 26,222 miliar. 

Proses tender diikuti oleh 15 peserta, namun hanya ada satu perusahaan mengajukan penawaran, yakni PT Karya Mulia Nugraha. Kemudian lelang dimenangkan oleh perusahaan tersebut.

Kemudian penetapan dan pengumuman pemenang diumumkan pada 13 April 2020, masing-masing terdapat 1 kali perubahan.

Adapun sejauh ini, progres kontruksi pada bangunan jembatan tersebut diketahui sudah saling terhubung. Kejadian ambruknya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

"Kaki hanya terkilir, jadi kita loncat karena kaget. Kejadian sebelum solat Isya. Tidak ada aktivitas sama sekali. Jembatan sudah menyambung," ungkap Asep Kusnadi alias Cecep, seorang pekerja saat ditemui wartawan.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar, ketika dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait penyebab pasti ambruknya jembatan tersebut. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL