Erzaldi Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Bagi Masyarakat Babar

Caption: Gubernur Kepulauan  Bangka Belitung menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung Tahun 2020 di Desa Air Belo Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/10/2020). (rul/wb)
Caption: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung Tahun 2020 di Desa Air Belo Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/10/2020). (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com --
Gubernur KepulauanĀ  Bangka Belitung menyerahkan secara simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Provinsi Bangka Belitung Tahun 2020 di Desa Air Belo Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat, Senin (19/10/2020).

Erzaldi menyerahkan sebanyak 180 kartu
BPJS Ketenagakerjaan di Bangka Barat sekaligusĀ  membagikan beras kepada 3.317 penerima beras KPM PKH selama 3 bulan.

Erzaldi Rosman mengatakan, kartu BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan ini akan ditanggung sampai Bulan Desember 2020 sebagai pancingan untuk jaminan masyarakat.

Ia menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan, menjadi jaminan apabila masyarakat mengalami kecelakaan kerja sehingga dapat terbantu, pasalnya kecelakaan kerja tidak bisa diklaim dengan BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan bukan untuk Kecelakaan Kerja, BPJS Kesehatan itu untuk orang sakit. Kalau kecelakaan kaki luka memang sakit bisa pakai BPJS Kesehatan, tapi kalau kaki luka karena kecelakaan pakai BPJS Ketenagkerjaan," jelasnya.

Erzaldi menuturkan, adanya BPJS Ketenagakerjaan dapat mengurangi beban biaya pengobatan keluarga jika terjadi kecelakaan kerja karena akan dibantu.

"Sudah itu anak kita itu ditanggung biaya pendidikannya sampai kuliah dengan total bantuan untuk dua orang kurang lebih Rp 174 juta," ungkapnya.

Ia menerangkan akan berbeda dampaknya jika tidak memiliki BPJS Ketenagakerjaan jika terjadi kecelakaan kerja mengakibatkan meninggal dunia maka anak yang ditinggalkan bisa berdampak putus sekolah.

Erzaldi menyebutkan tahun depan berencana akan memperbanyak kuota pancingan ini kepada masyarakat.

"Program ini kami bantu untuk pancingan jadi kami beri ini sampai Desember lebih dari Desember Bapak Ibu sekalian kalau sudah tahu manfaatnya ini ikutkan," tuturnya.

Acara penyerahan ini dihadiri Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Pjs.Bupati Bangka Barat, Camat Muntok, dan Kades Air Belo. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL