Kampung Bahari Dusun Sukal, Destinasi Wisata di Babel yang Kaya Potensi

Caption: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat meresmikan Kampung Bahari Nusantara Dusun Sukal, Senin (19/10/2020). (IST)
Caption: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat meresmikan Kampung Bahari Nusantara Dusun Sukal, Senin (19/10/2020). (IST)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Dusun Sukal, Desa Belo Laut diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman sebagai Kampung Bahari Nusantara. Dusun ini memiliki berbagai potensi laut seperti sektor budi daya kerang besar dan kepiting rajungan. Tidak hanya itu, hutan mangrove yang dimiliki dusun ini juga bisa menjadi potensi wisata.

Dengan potensi yang besar itu, Erzaldi berharap di bawah pembinaan Lanal Bangka Belitung, dusun ini menjadi dusun yang mandiri dan sejahtera.

“Alhamdulillah dusun ini sudah dibina, tinggal bagaimana mengatur manajemennya. Saya harap Dusun Sukal bisa menjadi mandiri dan sejahtera, untuk itu berdayakan masyarakat nelayan. Sehingga, ketergantungan kepada orang lain pun berkurang. Tidak hanya itu, posisi tawar ikan juga menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Saat kunjungan pertama kali pada tahun 2016 lalu, Erzaldi sudah berjanji untuk mendirikan fasilitas dermaga. Dermaga yang akan dibangun kurang lebih 75 meter di sebelah kanan jembatan dan mulai dikerjakan pada tahun depan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengelolaan hutan bakau Dusun Sukal bisa menjadi potensi destinasi wisata baru. Namun, sebelum dibuka,  Erzaldi mengimbau agar dibangun trek jalannya terlebih dahulu.

Dalam menunjang pariwisata, tentunya kuliner bisa menjadi daya tarik tersendiri dengan harapan warga dusun bisa mengolah hasil ikan, kepiting, dan kerang menjadi cita rasa yang berbeda dari daerah lainnya.

Namun Erzaldi mengingatkan untuk tidak menjual minuman keras dan menjaga kebersihan lokasi destinasi wisata agar tetap menjadi berkelanjutan.

“Kalau sudah menjadi tujuan destinasi wisata baru, jangan menjual minuman keras dan jaga selalu kebersihan,” tegasnya.

Selain meresmikan Kampung Bahari Dusun Sukal,  Erzaldi juga menyampaikan sosialisasi KUR syariah yang dapat dimanfaatkan oleh para nelayan dengan pinjaman di bawah 50 juta tanpa agunan. Pinjaman tersebut dapat digunakan untuk membeli kapal, jaring, dan menghasilkan sesuatu yang produktif untuk menggerakkan ekonomi.

Acara ditutup dengan penyerahan bantuan berupa dua unit mesin tempel 15 PK bagi nelayan Dusun Sukal. Life jacket dan masker, berikut bantuan paket sembako bagi janda dan para nelayan. (Adv/*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL