Rekontruksi Kasus Pembunuhan, Acil Peragakan 32 Adegan

Firman    •    Selasa, 20 Oktober 2020 | 19:02 WIB
Lokal
Polres Pangkalpinang, menggelar rekontruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Regi (21) seorang juru parkir di sebuah diskotik atau Tempat Hiburan Malam (THM) X-Bar Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020). (fn/wb)
Polres Pangkalpinang, menggelar rekontruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Regi (21) seorang juru parkir di sebuah diskotik atau Tempat Hiburan Malam (THM) X-Bar Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020). (fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Polres Pangkalpinang, menggelar rekontruksi kasus penganiayaan yang menewaskan Regi (21) seorang juru parkir di sebuah diskotik atau Tempat Hiburan Malam (THM) X-Bar Pangkalpinang, Selasa (20/10/2020).

Peristiwa itu terjadi di kawasan depan perumahan Citra Land, Kelurahan Air Itam, Bukitintan, Kota Pangkalpinan, Kamis (3/9/2020) lalu, sekitar pukul 01.30 WIB.

Rekonstruksi kasus penganiayaan berujung pembunuhan ini digelar di halaman belakang Mapolres Pangkalpinang. Dalam rekontruksi tersebut, terlihat pelaku pembunuhan Ahmad Ghazali alias Acil (19) memperagakan sebanyak 32 adegan, dengan menghadirkan lima saksi dan pegawai dari Kejaksaan Negeri Pangkalpinang. Sedangkan korban Regi (21) diperankan oleh anggota Polres Pangkalpinang.

Satu persatu-satu adegan dilakukan oleh pelaku. Pada adegan ke satu , Acil, Fatur dan Regi pergi ke tempat hiburan malam X-Bar yang berada di Jalan Alexander, Kelurahan Bacang, sesampai di sana mereka langsung menegak arak. 

Pada adegan ke 21,korban yang melihat perkelahian antara Acil dan Haris, datang untuk melerai, Acil yang sudah naik pitam hendak menusuk Haris, namun mengenai lengan bagian kanan korban yang hendak melerai. 

Sedangkan pada adegan ke 22, pelaku merasa tidak mengenai Haris dan selanjutnya pelaku kembali menyerang Haris, namun lagi-lagi dihalangi korban, hingga pisau mengenai dada korban. 

Setelah melakukan penusukan pelaku langsung melarikan diri, dengan membuang pisau yang digunakan pelaku untuk menusuk korban. 

Kemudian Regi sempat dilarikan ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang untuk dilakukan perawatan, namun setelah mendapat perawatan korban meninggal dunia karena terkena tusukan pada bagian dada dan lengan sebelah kanan. 

Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Pangkalpinang Ipda Imam Setiawan mengatakan rekonstruksi digelar untuk melengkapi berkas pelaku penganiayaan atas nama Ahmad Gazali alias Acil . 

"Tadi rekonstruksi memperagakan 32 adegan, pelaku kami jerat dengan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan menyebabkan kematian dan 338 KUHP menghilangkan nyawa korban," terang Imam Setiawan. 

Sedangkan motif yang melatar belakangi penganiayaan berujung kematian ini berawal dari korban hendak melerai perkelahian antara Haris dan pelaku. 

"Korban berusaha melerai perkelahian, antara Haris dan pelaku, namun korban yang melerai ditusuk oleh pelaku hingga meninggal," tutup Imam Setiawan.(fn/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL