Serbu Berkah QRIS, Inovasi Sedekah di Tengah Pandemi Covid-19

Dwi H Putra    •    Senin, 26 Oktober 2020 | 20:25 WIB
Lokal
Salah satu warga yang menerima Program Sedekah Seribu Sehari (Serbu) Berkah miliki Pemerintah Kabupaten Bangka.(ist)
Salah satu warga yang menerima Program Sedekah Seribu Sehari (Serbu) Berkah miliki Pemerintah Kabupaten Bangka.(ist)

SUNGAILIAT,www.wowbabel.com -- Adaptasi pengelolaan filantropi yang berbasis teknologi tak dapat dihindari. Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat, mengajak gerakan filantropi untuk menyesuaikan diri. 

Hal ini berguna sebagai peningkatan kualitas layanan, baik kepada donatur maupun penerima manfaat. Jika dulu kita harus pergi ke masjid atau panti asuhan terlebih dahulu guna berinfaq dan bersedekah. Sekarang, berkat teknologi, semua hanya dalam genggaman. 

Salah satu contoh adaptasi pengelolaan filantropi ialah Program Sedekah Seribu Sehari (Serbu) Berkah miliki Pemerintah Kabupaten Bangka. Melalui inovasi yang ada, sedekah dan infaq kini cukup menggunakan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) PT Bank Pembangunan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel).

Bupati Bangka Mulkan,SH,MH menjelaskan, Program Serbu Berkah bertujuan membantu warga kurang mampu se-Kabupaten Bangka. Dimana, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka bersedekah Rp1.000 per hari. Nanti dari donasi yang terkumpul, diberikan kepada yang membutuhkan. Baik bantuan uang atau alat bantu kesehatan seperti kursi roda dan lainnya.

 "Alhamdulillah sudah banyak yang kita bantu dan merasakan manfaat dari program ini," kata Bupati Mulkan, Senin (26/10/2020).

Sebagai inovasi terbaru jelas Mulkan, Pemkab Bangka bersama Bank Sumsel Babel menggunakan QRIS guna memudahkan masyarakat dan ASN yang ingin berdonasi. 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL