Serbu Berkah QRIS, Inovasi Sedekah Ditengah Pandemi

Caption: Gerakan Seribu Berkah membantu sesama. (dwi/wb)
Caption: Gerakan Seribu Berkah membantu sesama. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Adapatasi pengelolaan filantropi yang berbasis teknologi tak dapat dihindari. Perkembangan teknologi informasi yang sedemikian cepat, mengajak gerakan filantropi untuk menyesuaikan diri. Hal ini berguna sebagai peningkatan kualitas layanan, baik kepada donatur maupun penerima manfaat. Jika dulu kita harus pergi ke masjid atau panti asuhan terlebih dahulu guna berinfaq dan bersedekah. Sekarang, berkat teknologi, semua hanya dalam genggaman.

Salah satu contoh adaptasi pengelolaan filantropi ialah Program Sedekah Seribu Sehari (Serbu) Berkah miliki Pemerintah Kabupaten Bangka. Melalui inovasi yang ada, sedekah dan infaq kini cukup menggunakan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) PT Bank Pembangunan Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel).

Bupati Bangka Mulkan,SH,MH menjelaskan, Program Serbu Berkah bertujuan membantu warga kurang mampu se Kabupaten Bangka. Dimana, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangka bersedekah Rp1.000 per hari. Nanti dari donasi yang terkumpul, diberikan kepada yang membutuhkan. Baik bantuan uang atau alat bantu kesehatan seperti kursi roda dan lainnya. "Alhamdulillah sudah banyak yang kita bantu dan merasakan manfaat dari program ini," kata Bupati Mulkan, Senin (26/10/2020).

Sebagai inovasi terbaru jelas Mulkan, Pemkab Bangka bersama Bank SumselBabel menggunakan QRIS guna memudahkan masyarakat dan ASN yang ingin berdonasi. "Kerja sama antara Pemkab Bangka dan Bank SumselBabel perihal program Serbu Berkah ini terjalin beberapa waktu, dimana kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan seluruh pihak untuk mewujudkan niatnya dalam bersedekah dan berinfaq hanya dalam genggaman," bebernya.

Untuk sistem pengumpulan donasi, berkat kerjasama dengan Bank SumselBabel, semua semakin mudah. Masing-masing ASN kata dia, dapat langsung berdonasi menggunakan transaksi digital QRIS Serbu Berkah. Dimulai melakukan scan barcode Serbu Berkah pada ponsel. Lalu menentukan nominal yang hendak didonasi. "Jika sudah ya tinggal kirim. Langsung kita bisa berdonasi tanpa ribet. Dimanapun dan kapanpun. Donasi yang kita berikan langsung masuk ke rekening Serbu Berkah Pemkab Bangka. Jauh lebih praktis," ucapnya.

Tidak banyak syarat yang dibutuhkan untuk setiap warga yang ingin mendapatkan bantuan dari program ini, hanya menyerahkan Surat Keterangan Miskin, Kartu Keluarga, KTP dan foto yang ingin menerima bantuan. "Yang berhak menerima misalnya ada warga sakit, ada lagi yang penyakit bermacam macam, dari orang tua hingga anak anak bisa kita bantu," lanjutnya.

Wakil Pimpinan Cabang Bank SumselBabel Sungailiat Santoso menjelaskan, inovasi terus dilakukan Bank SumselBabel. Salah satunya QRIS. Pihaknya kata Santoso mendorong konsumen untuk bertransaksi digital dengan mulai mengimplementasikan transaksi nontunai. QRIS Bank SumselBabel resmi launching sejak Agustus 2020. Sejak itu, transaksi nontunai dengan QRIS, terutama untuk segmen pengguna yang berasal dari ASN di lingkungan pemerintah daerah mulai meningkat. Tak hanya ASN, penambahan merchant dengan menggandeng sejumlah asosiasi UMKM juga tak kalah.

Di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung menurut Santoso, sejumlah UMKM mulai tertarik dengan QRIS. Mulai dari warung kopi, warung makanan lempah kuning khas Bangka hingga cafe-cafe ternama.  "Juga ada kerjasama penghimpunan donasi melalui program Serbu Berkah Pemkab Bangka. Dengan kerjasama ini, siapa saja bisa berdonasi kapanpun dan dimanapun," ucap Santoso ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/10/2020).

Masih kata Santoso, Bank SumselBabel sebagai perusahaan yang memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan gaya hidup digital, akan selalu menghadirkan beragam kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. "Kerja sama dengan Pemkab Bangka ini kami harapkan dapat membantu masyarakat untuk bersedekah dan berinfaq dan memberikan berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Selain itu, langkah ini memberikan dampak hampir seluruh aspek kehidupan masyarakat, salah satunya dalam hal bersedekah. "Kami berupaya untuk mendukung ekosistem digital dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin berdonasi kini tidak perlu repot lagi. Hanya dengan layanan QRIS Serbu Berkah, maka laporan donasi akan langsung tersampaikan,” kata dia. 

QRIS Serbu Berkah ujar Santoso jauh lebih fleksibel. Tidak lagi perlu membawa dompet. Cukup dengan ponsel yang dibawa setiap waktu. “Kita bisa bersedekah berapa saja, bahkan Rp20.330 juga bisa. Fleksibel,” contoh dia.

Selain itu, di tengah pandemi COVID-19, adanya QRIS mengurangi penggunaan kontak secara langsung dalam penggunaan uang tunai. “BSB QRIS ini merupakan pilihan tepat bagi masyarakat sebagai alat pembayaran yang memiliki banyak keunggulan untuk melakukan transaksi komersial dan transaksi sosial. BSB QRIS ini sangat cocok digunakan pada situasi pandemi COVID-19 saat ini, tidak perlu memegang uang tunai, cukup scan barcode. Praktis. Semua dalam genggaman," tutupnya.(**)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL