Waspada Penipuan Situs Belanja Online Berkedok Hadiah

Caption: Ilustrasi.
Caption: Ilustrasi.

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Bagi anda yang kerap berbelanja secara online, sebaiknya anda lebih waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan situs belanja online Shopee. 

Hal ini dialami oleh Seorang warga Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Wati (25)  yang

 tiba-tiba mendapatkan telepon WhatsApp dari nomor unik +1 (234) 985-0608 dengan foto profil WhatsApp bergambar logo Shopee, Jumat (30/10/2020).

"Sudah dua kali ditelepon kemarin ditelepon hari ini kembali mencoba ditelepon lagi, saya sudah mengetahui hal itu karena sudah sekali kejadian sadarnya waktu pertama kena tapi nomor yang pertama seperti nomor biasa +62816796365," ucap Wati.

Wati menjelaskan pertama kali ditelepon pelaku tersebut mengkonfirmasi nama dan nomor telepon korban dan menanyakan masih menggunakan aplikasi Shopee atau tidak.

"Kalau kita sebut masih memakai maka langsung diucapkan selamat mendapat cashback Rp 1 juta dari shopee, ini hari ini ditelepon dibilang dapat voucher gratis ongkir dari shopee, terus katanya cashback mau dikirim ke aplikasi shopee langsung atau ke rekening," terangnya.

Setelah itu, pelaku meminta kode OTP  dan telepon masih tetap dalam keadaan tersambung. Untuk mengelabui korban, karena pesan yang masuk ke hp korban tertulis shopee sehingga membuat seakan percaya dan terhipnotis untuk menyebutkan angkanya meskipun isi sms mengimbau untuk tidak diberikan kepada siapapun.

"Kita disuruh menyebutkan enam angka kode OTP yang dikirim ke kita lewat sms itu, sambil telepon jadi kita tanpa sadar menyebutkan itu padahal dari kode OTP itulah ternyata bisa ngehack akun shopee kita," ujarnya.

Dirinya baru menyadari tertipu lantaran saldo yang dimiliki di akun shopee tiba-tiba sudah habis dan tidak ada transaksi sebelumnya. Setelah itu, dirinya langsung melaporkan ke pihak shopee. 

Wati mengungkapkan saat itu saldonya masih tersisa Rp 247.000 dan semuanya tiba-tiba kosong.

Apabila nanti kita memilih opsi transfer ke rekening maka nanti kita akan dihipnotis dengan diminta kode OTP yang berjumlah enam digit tersebut diminta untuk dimasukkan kedalam jumlah yang ditransfer.

"Rupanya hari ini ada lagi yang telepon seperti itu beruntungnya sudah tahu, jadi ini hanya untuk masyarakat hati-hati dengan modus penipuan ini saya menyampaikan ini agar tidak ada lagi yang ditipu oleh pelaku yang tidak diketahui ini," tuturnya. (rul/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL