Tilang KIR di Bangka Barat Ditangani Kepolisian

Caption: Kepala Bidang Perhubungan Disperkimhub Kabupaten Bangka Barat, Juswardi. (rul/wb)
Caption: Kepala Bidang Perhubungan Disperkimhub Kabupaten Bangka Barat, Juswardi. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Kepala Bidang Perhubungan Disperkimhub Kabupaten Bangka Barat, Juswardi mengatakan, tahun ini telah melakukan empat kali penilangan lantaran tak memiliki izin KIR.

"Biasanya kita laksanakan bareng Kepolisian, kebetulan baru-baru ini bareng Kejaksaan juga langsung sidang di tempat itu ada di Kelapa, Simpang Tempilang, dan Simpang Ibul kalau di Parittiga," ucap Juswardi, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melaksanakan uji KIR sudah cukup baik, namun masih saja ada yang melanggar misalnya muatan barang yang melebihi kapasitas.

"Kalau pelanggaran alhamdulillah, semenjak mereka sudah mengerti pentingnya KIR , kemudian bahwa keselamatan kendaraan itu penting," ucapnya.

Juswardi mengakui, masyarakat di Bangka Barat sudah patuh karena pelanggaran yang ditemukan di Bangka Barat sedikit, rata-rata semuanya lengkap persyaratan KIR kendaraannya.

"Pelanggaran paling sekitar dibawah 10 lah, paling yang banyak pelanggaran ini bukan di KIR nya tapi kelebihan muatan nah kalau itu bukan di KIR nya tapi kelebihan muatan," tandas Juswardi.

Juswardi menyebutkan, kendaraan yang sering tilang bukan karena tidak memenuhi KIR, tapi kendaraan roda empat yang sering melebihi batas muatan.

"Banyak ditilangnya di polisi, kalau kita lebih ke kendaraannya kalau yang itu sebenarnya tilang kita bisa juga," ujarnya.

Juswardi menuturkan biasanya tilang KIR langsung disidang dan dikenakan denda ditangani oleh pihak  kepolisian karena pihaknya belum ada PPNS.

"Apalagi dari perhubungan itu teknologinya maju terus untuk kedepannya KIR ini tidak buku lagi tapi sudah pakai kartu nanti," tuturnya. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL