Berbagai Pendekatan untuk Pendidikan di Tengah Pandemi Covid-19

Jurnalis_Warga    •    Sabtu, 07 November 2020 | 13:30 WIB
Opini
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

Oleh: Nurhaliza Azid, Mahasiswi Fakultas Hukum UBB


Sudah beberapa bulan berlalu para siswa menjalani sekolah online lantaran wabah coronavirus deseases (Covid 19), tentu saja berbeda rasanya dengan sekolah secara langsung atau tatap muka, yang biasanya bangun pagi terus mandi berubah jadi bangun pagi cari wifi.

Tak sedikit yang mengeluhkan hal ini terutama para siswa yang merasa tugas mereka menjadi dua kali lebih banyak  dari biasanya, belum lagi banyak yang terkendala oleh jaringan yang tentu saja berbeda di setiap daerahnya, serta kurangnya pemahaman yang didapat selama sekolah online dikarenakan guru jarang memaparkan materi melainkan lebih menekankan pada pemberian tugas.

Hal ini tentu saja berpengaruh bagi kesehatan psikis para siswa mereka pasti merasa tertekan dengan situasi tersebut, hal ini bukan hanya asumsi belaka akan tetapi sudah terbukti dengan kasus yang terjadi di Desa Bilalang, kecamatan Manuju,kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah ditemukan mayat seorang pelajar kelas 2 SMA yang baru berusia 16 tahun yang  diduga mengakhiri hidupnya dengan cara meminum cairan beracun akibat depresi karena tugas tak kunjung selesai dan jaringan internet sangat tidak mendukung.

Menurut penulis hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak serta kurangnya pengetahuan cara memanajemen waktu bagi para pelajar. Dewasa ini kita semua tahu bahwa peranan orang tua sangatlah penting dalam perjalanan hidup anaknya,tak sedikit orang tua yang terlalu sibuk dengan dunia kerjanya sehingga lupa dengan perkembangan anaknya telah mencapai tahap mana. Logikanya pada masa pandemi ini adalah masa yang tepat bagi orang tua dalam meningkatkan hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak.

Dalam membangun hubungan antara orang tua dan anak Tak melulu harus materi, perhatian kecil seperti menanyakan kabar juga bisa meringankan beban anak,setidaknya dengan menanyakan kabar anak senatiasa merasa bahwa dia tidak sendiri,masih ada orang tua yang menyayanginya, bantulah mereka dalam mengerjakan tugas paling tidak temani mereka saat belajar, tanya apa yang dibutuhkannya dan apa yang bisa dibantu berusahlah untuk membuat rumah sebagai tempat ternyaman dan teraman bagi anak.

Selain peranan orang tua kesadaran siswa dalam memanajemen waktu juga harus tinggi. Para siswa harus mampu membedakan mana saja hal-hal yang menjadi prioritas di dalam hidupnya, sehingga akan lebih mudah menjalani hari-hari, hindari kebiasaan menumpuk tugas dan mengerjakan tugas pada saat terdesak karena itu tidak akan memaksimalkan pembelajaran dan hanya akan menambah beban pikir. Jangan paksa dirimu terlalu kuat dalam mengerjakan tugas, apabila merasa lelah maka behentilah dan lakukan lagi nanti karena tubuh juga butuh istirahat terlebih lagi tidak bagus bagi kesehatan mata apabila terlalu banyak menatap layar hp atau komputer.

Tidak ada pihak yang disalahkan dalam hal ini hanya saja kita harus saling mawas diri supaya lebih baik lagi dan jangan jadi orang yang hanya bisa mengeluhkan hidup ini. Tidak ada salahnya sekolah online hanya saja diharapkan bagi para guru untuk lebih sering melakukan pertemuan dengan video conference dalam memberikan dan menjelaskan materi pembelajarannya sehingga para siswa dapat lebih memahami bahan ajaran yang diberikan, serta bagi para orang tua,ciptakanlah suasana rumah yang paling nyaman dan aman bagi anak sehingga mereka lebih tenang dalam menjalani hari.

Terkait masalah jaringan solusi yang penulis dapat tawarkan adalah memohon ketersediaan bagi aparat desa untuk membantu kelancaran pembelajaran daring ini dengan cara menyediakan wifi khusus untuk para pelajar di suatu tempat sehingga mereka bisa berkumpul dan berinteraksi dengan teman-temannya,tentu saja pelaksanaannya tak luput dari protokol kesehatan yakni jaga jarak dan pakai masker. Serta para siswa ataupun orang tua harus mampu menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan baik kepada para guru yang mengajar anak mereka sehingga para guru dapat mengerti situasi dan kondisi siswa yang mereka didik.(*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL