Jaringan Internet Bukan Sumber Gangguan Streaming Debat Publik Pilkada

Jurnalis_Warga    •    Senin, 09 November 2020 | 14:56 WIB
Pilkada
Suasana depat paslon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur.(ist)
Suasana depat paslon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur.(ist)

MANGGAR,www.wowbabel.com -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung Timur membantah jika masalah streaming saat debat publik pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Beltim pada debat pertama yang berlangsung di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kamis (5/11/20) Malam lalu disebabkan oleh masalah koneksi internet. Mengingat Diskominfo sudah mengalokasikan kapasitas internet 80 mbps untuk prioritas kegiatan debat.

“Kita (Diskominfo Beltim--red) hanya diminta bantuan untuk menyediakan jaringan internet saat debat publik. Sesuai uji coba yang dilakukan saat satu hari sebelum dan sore sebelum kegiatan dimulai jaringan internet kita sudah cukup baik,” ungkap Kepala Diskominfo Beltim Gustaf Pilandra, Minggu (8/11/20).

Diskominfo Beltim bahkan sudah memprioritaskan alokasi internet. Dari total 300 mbps jaringan pelangi.net se-Kabupaten Beltim yang dikelola Diskominfo Beltim, 70 – 80 mbps diperuntukkan khusus untuk kegiatan debat I.

 “Untuk perbandingan, pada waktu yang sama kita juga memberikan akses internet untuk kegiatan Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) dengan kekuatan 20 mbps. Hasil video streaming di acara JPJR baik-baik saja,” kata Gustaf.

Didampingi Kepala Bidang E-Goverment Royan Gusriadi, Gustaf menampik adanya gangguan pada koneksi jaringan internet. Bahkan menurutnya, JPJR yang hanya mengunakan frekuensi radio juga tidak ada masalah.

“Yang debat itu kita pakai kabel, jaringan fiber optic. Jauh lebih bagus dari pada yang menggunakan link frekuensi radio untuk JPJR. Jadi masalahnya bukan di sana,” ujar Gustaf.

Dia menduga penggunaan perangkat keras dan peranti lunak yang kurang memandai menjadi penyebab terjadinya gangguan saat streaming debat publik I Bupati dan Wakil Bupati Beltim.          

 “Kalau dianalogikan, kita punya jaringan 5G tapi hp-nya hanya mampu 3G, otomatis gak support. Yang jelas untuk jaringan internet tidak masalah,” terang Gustaf.   

Seluruh Paslon Layak Pimpin Belitung Timur

Tim Panelis Debat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belitung Timur menilai kegiatan debat I yang berlangsung di Ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kamis (5/11/20) Malam lalu sudah berjalan baik. Dua pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Beltim dianggap sudah layak untuk memimpin Kabupaten Beltim selama 5 tahun ke depan.

 “Saya kira semua calon, baik Bupati dan Wakil Bupati berempat cukup efektif menjawab pertanyaan-pertanyaan dari kami. Menurut kami mereka semua seimbang sehingga layak untuk memimpin Kabupaten Beltim,” kata salah seorang panelis Profesor Hatamar Rasyid.

Guru besar di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung itu mengatakan secara umum pelaksanaan debat sudah baik. Hanya saja Dia mengatakan suasana dan keseruan debat berkurang lantaran sepinya audience atau pendukung pasangan calon yang hadir dalam ruang debat.

“Memang sulit untuk mendapatkan suasana yang lebih seru dalam suasana COVID ini. Ada keterbatasan, jadi walaupun mereka saling debat namun responnya kurang,” ujar Rasyid.

Terpisah Ketua KPU Beltim Rizal juga mengungkapkan acara debat I sudah berjalan dengan baik. Walau satu sisi diakuinya terlihat kurang meriahnya suasana debat saat adanya pembatasan peserta karena COVID 19.

“Acara kemarin sudah berjalan dengan baik, pasangan calon pun sumringah setelah dilaksanakan debat. Memang kalau kita bandingkan ada kelebihan dan kekurangan dengan lima tahun lalu, suasananya berbeda,” kata Rizal.

Meski begitu dia menyatakan jangkauan audience saat ini jauh lebih luas karena adanya fasilitas strimming melalui media sosial.

“Sebenarnya penyampaian ke masyarakat lebih banyak sekarang karena aksesnya tidak terbatas. Kalau dulu kita hanya pakai radio tidak ada live streaming, yang nonton juga hanya 100-an orang,” ujar Rizal. @2!





TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL