Debat Publik Pilkada Bateng 2020, H Korari Ungkit Program 10 Ribu Lapangan Pekerjaan di Periode Lama

ADVERTORIAL    •    Senin, 16 November 2020 | 13:50 WIB
Pilkada
Paslon Berdikari saat acara Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati  Bangka Tengah 2020 di yang digelar di Novotel Convention Center Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (13/11/2020) malam.(ist)
Paslon Berdikari saat acara Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah 2020 di yang digelar di Novotel Convention Center Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (13/11/2020) malam.(ist)

PANGKALANBARU,www.wowbabel.com -- Pasangan calon (paslon) Bupati dan wakil Bupati nomor urut 02 Didit Srigusjaya-H Korari Suwondo menyinggung soal janji 10 ribu lapangan pekerjaan era periode sebelumnya

Pertanyaan yang dilontarkan Calon Wakil Bupati H Korari tersebut keluar lantaran paslon nomor urut 01 Algafry Rahman-Herry Erfian selalu mengeluarkan pernyataan akan melanjutkan program periode sebelumnya.

“Saya masih ingat janji periode terdahulu salah satunya membuka 10.000 lapangan pekerjaan dan faktanya data BPS sejak tahun 2017-2019 angka pengangguran terus meningkat hingga mencapai 4.295 jiwa,”ungkap Ha Korari dalam acara debat publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah 2020 yang digelar di Novotel Convention Center Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (13/11/2020) malam.

Ketika fakta data di lapangan justru menunjukan tidak adanya realisasi dari janji lapangan pekerjaan tersebut, ia mempertanyakan kenapa mesti dilanjutkan program yang lama.

“Program periode lama jelas gagal karena tidak sesuai dengan keadaan saat ini, jumlah pengangguran yang terus bertambah menunjukan gagalnya periode yang lama membuka lapangan pekerjaan, apa yang mesti dilanjutkan,” ungkap H Korari.

Sementara itu, Wakil Bupati Nomor Urut 01 Herry Erfian menjelaskan, masalah pengangguran menjadi salah satu pemikiran pihaknya, dan ia mengakui kalau penggangguran periode lalu yang dijanjikan dijanjikan 10.000 kenyataan hanya 4,3 persen terealisasi.

“Kami pasangan nomor urut 01 tentu memprioritaskan kesejahteraan masyarakat dengan bagaimana kami mengurangi pengangguran, pemerintah sudah menyusan RT/RW nya dan kami akan fokus disektor perindustrian untuk mengurangi jumlah pengangguran,”tukasnya.(adv/*)




MEDSOS WOWBABEL