Lahan Eks Tambang Bakal Difungsikan untuk Pengembangan PLTS

ADVERTORIAL    •    Rabu, 18 November 2020 | 10:55 WIB
Lokal
Caption: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat beraudiensi dengan  PT Faireness Indonesia Daya (FID) di Ruang Kerja Gubernur Babel, Selasa (17/11/2020). (IST)
Caption: Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat beraudiensi dengan PT Faireness Indonesia Daya (FID) di Ruang Kerja Gubernur Babel, Selasa (17/11/2020). (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- PT Faireness Indonesia Daya (FID) berencana untuk berinvestasi dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 

Hal ini disampaikan saat beraudiensi dengan  Gubernur Babel, Erzaldi Rosman di Ruang Rapat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (17/11/2020).

Direktur Utama PT FID, Hari Suntoso dalam pemaparan menjelaskan bahwa, tujuan kegiatan ini merupakan keinginan dari perusahaan untuk mendukung kebijakan program Pemprov Babel dalam pengembangan PLTS di Babel.

Dalam audiensi ini beberapa hal dibahas antara lain, investasi sekitar 4-5 MW dari 1.250 MW pada lahan ekstambang yang konsesinya telah kembali ke Pemprov Babel serta program konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) dari PLN  di lokasi sulit BBM. 

Namun, setelah didiskusikan ternyata lahan ekstambang yang diperkirakan tidak seluas yang diinformasikan oleh Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM seluas 1.250 MW. 

"Kenyataannya PLN di Bangka sudah terlaksana untuk 10 MW sisanya yang belum di Belitung. Yang di Belitung itu kewenangannya ada di pusat sehingga, kami kalau mau ikut konversi PLTD menjadi PLTS di Belitung harus ikut lelang," ungkapnya. 

Erzaldi Rosman mengatakan, untuk permasalahan di atas dirinya akan ikut keputusan pemerintah pusat namun, untuk lahan ekstambang Gubernur Erzaldi akan mendukung untuk pengembangan PLTS. 

Selain itu, permasalahan PLTS ini hanya menggunakan sinar matahari pada siang hari.

"Ini harus kita pikirkan karena masyarakat banyak mengunakan listrik di malam hari," ujarnya. (adv/*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL