Corona di Bangka Belitung: Empat Warga Bangka Terpapar Corona

Dwi H Putra    •    Sabtu, 21 November 2020 | 15:44 WIB
Lokal
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali bertambah. 

Kali ini, penambahan terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Sungailiat dan Mendo Barat. 

"Iya hari ini bertambah empat kasus lagi, dan satu pasien dinyatakan sembuh," kata Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra, Sabtu (20/11/2020). 

Dijelaskannya, pasien yang terkonfirmasi positif diantaranya SA (26) perempuan dan ML (40) laki-laki keduanya warga Desa Zed, Kecamatan Mendo Barat memiliki riwayat kontak erat dengan M, lalu R (32) perempuan warga Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, memiliki riwayat kontak erat dengan H, kemudian MGA (23) laki-laki warga RSS Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat kontak erat dengan H. 

"Untuk pasien sembuh atas nama DK (65) laki-laki, Dusun Bedukang, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip," ujarnya. 

Hingga saat ini di Bangka terdata sebanyak 238 orang terkonfirmasi positif diantaranya 218 dinyatakan sembuh dan sisanya masih dalam perawatan di Rumah Sakit dan Wisma Karantina.

Lanjutnya, hingga saat ini pasien terkonfirmasi positif masih terdata di Kecamatan Sungailiat sebanyak 95 orang diantaranya sebanyak 89 orang dinyatakan sembuh dan enam dalam perawatan. Lalu di Kecamatan Riau Silip sebanyak 46 diantaranya sebanyak 41 orang dinyatakan sembuh dan lima dalam perawatan.

Selanjutnya di Kecamatan Pemali sebanyak 40 orang positif diantaranya 39 orang dinyatakan sembuh dan satu masih perawatan.emudian di Kecamatan Merawang sebanyak 23 orang diantaranya 21 orang dinyatakan sembuh dan dua dalam perawatan serta di Kecamatan Mendo Barat sebanyak 19 orang diantaranya enam dinyatakan sembuh dan 13 masih perawatan. 

"Kemudian untuk data kontak erat saat ini sebanyak 1.917 orang, suspek sebanyak 5.403 orang dan suspek discarted sebanyak 521 orang," paparnya.

"Dan upaya yang dilakukan melakukan tracing, treatment dan tracking, memutuskan mata rantai penyebaran, swab di RSUD Depati Bahrin terhadap pasien kontak dengan M dan H. Selain itu melakukan rapid test terhadap sopir dan kernet truk dari luar daerah, serta rapid test massal di Desa Kace," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL