Sempat Menolak dan Bersitegang, Pemakaman Pasien Corona Ikuti Protokol Covid-19

Dwi H Putra    •    Minggu, 22 November 2020 | 18:29 WIB
Lokal
Caption: Pemakaman warga pangkalpinang yang meninggal terpapar corona, dimakamkan dengan protokol Covid-19, Minggu  (22/11/2020). (dwi/wb)
Caption: Pemakaman warga pangkalpinang yang meninggal terpapar corona, dimakamkan dengan protokol Covid-19, Minggu (22/11/2020). (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Satu lagi pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) LK (57) meninggal dunia di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Minggu (22/11/2020).

Sempat terjadi penolakan dan ketegangan antara tim pemakaman dan pihak keluarga di kamar jenazah Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang, dikarenakan keluarga almarhum menolak sesuai protokol Covid-19.

"Iya benar, sempat ditolak dan bersitegang antara tim dengan keluarga. Namun, setelah diberikan pemahaman oleh Danramil Taman Sari dan tim, keluarga pun mengerti dan memahaminya," kata Sekretaris Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antarisa, Minggu (22/11/2020) sore. Q

Mikron menjelaskan pasien atas nama LK (57) warga Kelurahan Rawabangun, Kecamatan Tamansari, meninggal ketika menjalani perawatan di RSBT Pangkalpinang, Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 10.00 wib.

Pasien menjalani perawatan sejak tanggal 21 November 2020 dengan gejala sesak napas dan sakit dada, komobity jantung.

"Berdasarkan hasil swab test tanggal 21 November 2020, pasien dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," jelas Mikron.

Ditambahkan Mikron, setelah memahami dan mengerti pentingnya pemakaman mengikuti protokol Covid-19, akhirnya jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Bacang, Kecamatan Bukit Intan, sekitar pukul 13.45 wib dengan protokol Covid-19 oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel dan BPBD Kota Pangkalpinang.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat, jika memang jenazah terkonfirmasi positif Covid-19, diharapkan pengertian dan pemahamannya supaya bisa dimakamkan sesuai prototokol Covid-19, hal ini untuk memutuskan penyebaran dan demi kebaikan keluarga serta kepentingan bersama," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL