Amelia Jadi Tersangka, Ini Pembelaan Kuasa Hukum

Tim_Wow    •    Senin, 23 November 2020 | 18:31 WIB
Pilkada
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Ketua Relawan BERAKAR, yakni Syarifah Amelia alias Amel terancam hukuman enam bulan penjara. Lantaran ia  diduga melakukan tindak pidana pemilu saat berkampanye di Pilkada Belitung Timur 2020.

Berkas perkara dugaan tindak pidana pemilu telah lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Kejari Beltim) yang diserahkan Kasat Reskrim Polres Beltim, AKP Ghalih Widyo Nugroho, Selasa (17/11/2020) lalu.

Penyerahan berkas diterima Kepala Kejaksaan Negeri Beltim, Abdur Kadir SH MH yang didampingi Kasi Pidum Riky Apriansyah SH MH.

Sementara itu Pengacara Hukum Ketua Relawan Berakar, Syarifah Amelia, yakni Marihot Tua Silitonga membenarkan berkas perkara kliennya sudah P21 dan dilimpahkan ke Kejari Beltim. 

Pihaknya ditunjuk sebagai pengacara yang mendengarkan, sejak beberapa hari lalu.Kasus yang dituduhkan yang didikte sebagai dugaan tersangka, yang diduga terkait tindak pidana pemilu.

Dalam rilis yang dikirim ke awak media, Senin (23/11/2020), Marihot Tua Silitonga mengatakan apa yang disampaikan Amel dalam orasi itu bukan disebut pelanggaran, lantaran kalimat tersebut merupakan kalimat yang positif tidak ada sedikitpun tendensi untuk menghasut, memfitnah dan mengadu domba.

“Dalam hal ini, Amel menginginkan Pilkada Beltim berjalan sebagaimana amanat UUD 45 dan Peraturan perundang-undangan tentang Pilkada. Yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil. Artinya niat jahatnya (mens rea) tidak ada. Kedua, sangkaan terhadap Amel kami menilai sangat prematur karena jika pasal yang digunakan dan dikorelasi dengan ucapan Amel, saat ini pilkada Beltim masih belum selesai tahapannya, artinya masih sangat besar potensi pilkada Beltim tidak Bersih, dan itu dilihat dari beberapa indikator, salah satunya Bawaslu Beltim dalam Temuan pelanggaran yang sudah ditindaklanjuti dan dikeluarkan Rekomendasi diantara terkait Netralitas PegawaiPemkab Beltim dan Penyelenggara Pemilu Ad Hoc,” tutur Marihot.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL