Bahas Perda Covid-19, DPRD Bangka Studi Banding ke Jakarta dan Palembang

Dwi H Putra    •    Kamis, 26 November 2020 | 20:09 WIB
Nasional
Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka,Boy Yandra.(ist)
Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka,Boy Yandra.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka melaksanakan studi banding ke Jakarta dan Palembang. 

Hal ini dilakukan dalam rangka membentuk Peraturan Daerah (Perda) Penanganan Penindakan Pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) 

"Insya Allah dalam waktu dekat perda ini sudah terbentuk, saat ini Komisi 7 DPRD Bangka sedang studi banding ke Jakarta dan Palembang," ungkap Juru Bicara Bersama Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka,Boy Yandra, Kamis (26/11/2020). 

Boy Yandra melanjutkan hari ini terdata bertambah tiga kasus diantaranya DDS (20) perempuan dan ZZ (33) perempuan keduanya Jalan Mendanau Desa Airuay, Kecamatan Pemali kemudian AAA (37) laki-laki warga Jalan Duyung Desa Karya Makmur, Kecamatan Pemali, ketika memiliki riwayat kontak erat SZ yang terlebih dulu menjalani isolasi. 

"Total di Bangka sudah sebanyak 246 kasus diantaranya 226 orang dinyatakan sembuh, sedangkan 20 orang dalam perawatan medis baik di rumah sakit mau pun wisma karantina," jelas Boy Yandra. 

"Terkait 20 pasien ini terbagi di Kecamatan Mendo Barat sebanyak delapan orang, Pemali sebanyak enam orang, Sungailiat sebanyak tiga orang, Merawang sebanyak dua orang dan Riau Silip sebanyak satu orang," paparnya 

Ditambahkan Boy Yandra berbagai upaya terus dilakukan Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka diantaranya Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka melakukan tracing, tracking dan treatment serta Swab di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pemali bagi warga yang kontak erat. 

Lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka melakukan penyemprotan disinfektan di titik lokasi positif, melakukan sosialisasi dan pengawasan penggunaan masker, memantau bentuk keramaian pesta dan lainnya bersama relawan, TNI dan Polri. 

"Kami minta masyarakat tidak lupa melaksanakan 3M, apalagi saat ini Bangka masih zona kuning," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL