Paslon Pilkada Babar Ditenggat Hingga 5 Desember Laporkan LHKPN

Chairul Aprizal    •    Kamis, 26 November 2020 | 18:04 WIB
Pilkada
Caption: Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi. (rul/wb)
Caption: Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat, Pardi membenarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) calon Kepala Daerah di Kabupaten Bangka Barat sudah keluar. Hanya saja, pihaknya masih menunggu para Pasangan Calon untuk  menyampaikan kepada KPU Bangka Barat.

"LHKPN itu ada di PKPU pasal 74 ayat 1 dan 2 PKPU nomor 9 tahun 2000, yang berbunyi  pasangan calon mengumumkan laporan LHKPN hasil penelitian dari Komisi Pemberantasan Korupsi kepada masyarakat paling lambat dua hari sebelum pemungutan suara, ini kami baru berkirim surat ini ke pasangan calon," kata Pardi, Kamis (26/11/2020).

Pardi menyebutkan bahwa ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat 2020 berkewajiban mengumumkan harta kekayaannya yang ada dalam LHKPN tersebut kepada masyarakat.

"Ada di pasal berikutnya boleh kalau mereka tidak mau mengumumkan sendiri, boleh nyuruh KPU mengumumkan itulah kami bersurat kepada mereka," ujarnya.

Pardi mengatakan pihaknya masih memberikan kesempatan kepada pasangan calon untuk mengumumkan sendiri, boleh melalui halaman FB atau di koran.

"Kalau kami baru bersurat semalam bahasanya seperti ini men (Kalau-red) ikak (kalian-red) enggak (tidak-red) ngumumken (mengumumkan-red) kami pacak (bisa-red) ngumumken ikak tapi mane (mana-red) laporannya," kata Pardi.

Meskipun sudah terbit informasi harta kekayaan di LHKPN para pasangan calon melalui sosmed dan media, tapi secara resmi KPU Bangka Barat baru berkirim surat ke pasangan calon masing-masing.

"Sampai tanggal 5 ini kami tunggu, biar KPU umumkan serentak seperti LPPDK nanti sudah keluar lah pastinya (LHKPN-red) buktinya itu media bisa dapat itu," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya secara etika tidak dapat mengumumkan secara resmi sekarang karena masih menunggu dari inisiatif pasangan calon itu sendiri.

"Kalau tanggal 5 tidak bisalah tetap kami nanti ngambil sendiri linknya ke KPK," tukasnya. (rul/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL