Pengabdian Tanpa Batas Zainab dan Rozali untuk Dunia Pendidikan Bateng

Herdian wow    •    Kamis, 26 November 2020 | 07:32 WIB
Lokal
Caption: Rozali dan Zainab. (her/wb)
Caption: Rozali dan Zainab. (her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com -- Peringatan Hari Guru Nasional 2020 menjadi anugerah tersendiri bagi para pahlawan tanpa tanda jasa di Kabupaten Bangka Tengah yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Bateng, Rabu (25/11/2020).

Dimana pada pagelaran tersebut banyak para guru yang dianugerahkan berbagai penghargaan mulai dari guru berprestasi sampai guru yang paling lama mengabdi.

Adapun satu diantara guru yang mendapatkan penghargaan selama mendidik siswa-siswanya Zainab dan Rozali.

Zainab (64) merupakan pegawai Honorer yang telah mengabdi 30 Tahun di SD Negeri 1 Sungaiselan yang masih aktif bertugas di perpustakaan. Ia menerima penghargaan sebagai pegawai honorer yang berdedikasi tinggi.

Wajah polos dari sosok ibu ini sangat membuktikan bahwa dirinya adalah orangtua yang luar biasa. Diusianya yang tak muda lagi, nampaknya Zainab tetap semangat dalam mengemban tugasnya.

"Saya sudah 30 tahun bekerja di SD Negeri 1 Sungaiselan, awalnya ngajar kelas 1 pernah juga kelas 2, sejak tahun 2014 ditugaskan di perpustakaan," ujarnya

Selama 30 tahun bekerja di SD Negeri 1 Sungaiselan, itu bukan hal yang singkat sehingga tak bisa terhitung lagi jumlah anak didik yang telah ia didik selama karirnya menjadi seorang guru dan petugas perpustakaan.

Zainab berharap agar anak didiknya dan semua anak didik dimanapun berada menjadi anak yang berhasil di masa depan.

"Saya berharap agar anak didik menjadi orang yang berhasil di masa depan," harapnya

Selain itu yang mendapatkan piagam penghargaan guru honorer berdedikasi tinggi pada hari peringatan guru nasional 2020 yakni Rozali (54) guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Guru Bahasa Inggris sekaligus guru Budi Pekerti di SMP Stania Koba.

Pada saat peringatan hari guru nasional, tampak wajah Rozali sumringah saat mendengar namanya disebut masuk kategori dan mendapatkan pigam penghargaan guru berdedikasi tinggi.

Rozali tak menyangka ketika mendapatkan penghargaan tersebut, bahkan selama menjadi guru ini menjadi kali pertama dirinya mendapatkan penghargaan.

Sudah 30 tahun lamanya pengabdian Rozali menjadi guru di SMP Stania Koba dan hingga sekarang. Bahkan banyak anak didiknya yang saat ini sudah sukses.

Suka duka Rozali menjadi guru sangat banyak, dirinya menceritakan bahwa sejak tahun 1990-an anak-anak SMP Stania Koba sangat berprestasi di bidang Sains maupun olahraga.

"Banyak anak-anak didik yang pada tahun 1990-an berprestasi di bidang Sains dan Olahraga, kemudian anak-anak juga tidak nakal," ujarnya.

Rozali berharap anak-anak kedepannya menjadi orang-orang yang hebat melebihi guru-gurunya.

"Harapan saya selaku guru agar anak-anak lebih hebat dari guru-gurunya, lebih cerdas, pintar dan sangat berguna bagi agama dan orangtuanya," tukasnya (her/wb).



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL