16 Tahun Berlalu Menanti Disahkannya RUU PRT

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 27 November 2020 | 19:09 WIB
Opini
M Akbar Herliansyah, Mahasiswa Fakultas Hukum UBB.(ist)
M Akbar Herliansyah, Mahasiswa Fakultas Hukum UBB.(ist)

Oleh: M Akbar Herliansyah, Mahasiswa Fakultas Hukum UBB

Selama 16 tahun lamanya RUU PRT belum disahkan DPR RI. RUU ini merupakan salah satuprolegnas tahun 2020.RUU tersebut menjadi sangat penting bagi para pekerja PRT(Pembantu Rumah Tangga) untuk mendapatkan hak dan melindunginya dari diskriminasi dan stigmatisasi sebagai pekerja PRT.

Negara harus melindungi dan mengakomodir berbagai hak dan perlindungan bagi warga negara salah satunya adalah PRT.Profesi PRT merupakan salah satu profesi tertua selama sejarah peradaban manusia berlangsung.Terkhususnya di Indonesia jumlah pekerja PRT termasuk dalam kategori tertinggi di dunia,yang berjumlah 4,2 juta dari kisaran 260 juta penduduk Indonesia pada tahun 2015 Indonesia tertinggi di dunia apabila dibandingkan dengan negara-negara di Asia seperti India dan filipina.

Bedasarkan data di atas kita dapat mengetahui bahwa banyaknya warga negaraIndonesia yang berprofesi sebagai PRT yang perlu dilindungi haknya dan menghilangkan diskriminasi dan stigmatisasi terhadapnya,oleh karena itu negara perlu melindungi pekerja PRT dengan merumuskan Instrumen hukum yaitu RUU PRT.Dalam konstitusi UUD 1945 diamanatkan kepada negara agar setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan dan sesuai dengan harkatmartabat,dan hak asasinya,Selain hal tersebut pentingnya disahkan RUU PRT ini karena adanya diskriminasi dan stigmatisasi terhadap profesi PRT.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL