Plafon Gedung Paripurna Babar Runtuh, Dua Paripurna Agak Gelap

Caption: Plafon Gedung DPRD Bangka Barat Ambruk diterpa angin puting beliung, Kamis (26/11/2020) lalu. (rul/wb)
Caption: Plafon Gedung DPRD Bangka Barat Ambruk diterpa angin puting beliung, Kamis (26/11/2020) lalu. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Suasana Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bangka Barat terlihat gelap saat dua agenda Rapat Paripurna sedang berlangsung, Senin (30/11/2020).

Gedung Paripurna gelap lantaran plafonnya ambruk akibat diterpa angin kencang, Kamis, (26/11/2020).

"Karena angin puting beliung, mungkin karena tekanan angin yang kuat dari atas dan juga karena besi penyangganya itu sudah rapuh karena memang belum pernah direhab semenjak dibangun," kata Sekretaris DPRD Kabupaten Bangka Barat Amir Hamzah, Senin (30/11/2020).

Menurut Amir, sejak dibangun pada 2010 lalu bangunan ini belum pernah direnovasi,  kondisi beesinya sudah berkarat sehingga tak mampu menampung beban. 

Ia mengakui, pihaknya tidak pernah mengontrol kondisi bangunan tersebut sampai ke bagian atas dan memang sudah diajukan rehab di tahun depan.

"Karena kondisi anggaran kita tahun ini, baru kita cek tahun depan kita memang mau rehab plafon rupanya sudah keduluan ambrol," ujar Amir Hamzah.

Amir menerangkan waktu plafon tersebut tiba-tiba runtuh tidak banyak merusak perlatan lainnya yang menimpa dibawah plafon.

"ada beberapa peralatan juga seperti mix, meja kaca ada juga yang pecah sempat terbentur, kalau plafon yang lama ini besi iya gypsum," tutur Amir.

Ia menyebutkan akan diajukan secepatnya dianggaran mendahului tahun 2021, dan DPRD sudah membuat laporan ke Bupati serta Penanggulangan Bencana terkait runtuhnya plafon tersebut.

"Kalau itu (rencana anggaran perbaikan-red) kita belum bisa memastikan karena itu untuk hitung hitung-hitungannya dari Perkim," tutupnya. (rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL