Bersama Melawan HIV di Bangka Belitung

Jurnalis_Warga    •    Selasa, 01 Desember 2020 | 17:58 WIB
Opini
Taharullah SKM (Pemerhati Kesehatan Publik di Bangka Belitung).(ist)
Taharullah SKM (Pemerhati Kesehatan Publik di Bangka Belitung).(ist)

Oleh: Taharullah SKM (Pemerhati Kesehatan Publik di Bangka Belitung)


SETIAP tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari Kesehatan global dan juga ini kesempatan masyarakat dunia untuk bersama menyuarakan melawan HIV/AIDS dan Menunjukan dukungan mereka kepada ODHA (Orang Dengan HIV AIDS). Lantaran, 1 desember juga di peringati sebagai hari AIDS Sedunia. 

Tahun ini World Health Organisation (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia mengambil tema dalam hari AIDS Sedunia adalah "Let's Stop HIV Together". ini salah bentuk dukungan WHO dan para mitra memberikan penghormatan kepada semua orang yang telah berjuang dan bekerja untuk menyediakan layanan HIV. 

Pada tahun 2018 Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang mencatat 69 orang positif terjangkit HIV/AIDS dan 76 kasus di tahun 2019 (https://wowbabel.com/2019/12/11/kasus-biseksual-meningkat-76-warga-tertular-hivaids). Angka tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. 

Sedangkan di Provinsi Bangka Belitung tahun 2019 Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung mencatat 289 orang telah tertular HIV/AIDs. Angka tersebut terus meningkat dalam 3 tahun terkahir dengan rata-rata umur mereka kisaran 25 sampai 49 tahun. 

Penderita banyak didominasi di wilayah perkotaan dan Kota Pangkalpinang dengan jumlah tertinggi diwilayah propinsi Babel ( https://kumparan.com/babelhits/sebanyak-289-orang-di-babel-tertular-hiv-aids-). 

Data Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per akhir Juni 2019 mencatat penderita AIDS mencapai 117.064 jiwa, sedangkan penderita HIV mencapai 349.882. Tak cuma jumlah ODHA yang meningkat, lokasinya pun bisa dibilang sudah merata.

Apa itu HIV ? 

HIV (human immunodeficiency virus)  adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Virus imunodefisiensi manusia adalah dua spesies lentivirus penyebab AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Jika virus ini terus menyerang tubuh, sistem pertahanan tubuh kita akan semakin lemah sehingga tubuh rentan diserang berbagai penyakit. 

Jika Infeksi HIV yang tidak segera ditangani akan berkembang menjadi kondisi serius yang disebut AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). AIDS adalah stadium akhir dari infeksi virus HIV. Pada tahap ini, kemampuan tubuh untuk melawan infeksi sudah hilang sepenuhnya.

Sampai saat ini belum ada obat yang benar benar bisa menyembuhkan HIV/AIDS. Namun, ada obat untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut, dan dapat meningkatkan harapan hidup orang dengan HIV dan AIDS. 

Apakah HIV Mudah Menular ? 

Perlu diketahui, Virus HIV tidak mudah menular, karena hanya dapat ditularkan melalui hubungan seksual yang tidak aman dan berisiko. HIV juga bisa menular melalui berbagi jarum suntik, produk darah dan organ tubuh. Serta dari ibu hamil yang positif HIV dapat menularkan kepada bayinya.

ODHA tidak menularkan virus melalui penggunaan toilet bersama, menggunakan alat makan dan minum bersama, berpelukan dan tinggal serumah. 

Harus Bagaimana kita ke ODHA ? 

Jumlah ODHA yang terus bertambah dan penyebarannya yang kian luas di Bangka Belitung memang membuat miris. Namun, tak perlu terburu-buru bersikap ketakutan atau menghindar jika kerabat atau orang di sekitar Anda mengidap HIV/AIDS. Karena, kendati belum berhasil menemukan obat yang manjur melenyapkan HIV/AIDS,  para ahli kesehatan di masa kini sudah mengungkap lebih jauh tentang penyebab dan apa saja yang patut dilakukan untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Artinya. Anda tak perlu berlebihan jika suatu saat nanti harus hidup berdampingan dengan ODHA, baik di tempat kerja atau di lingkungan rumah. 

Yang perlu diingat, berdekatan atau bersosialisasi dengan ODHA tidak akan menyebabkan Kita terinfeksi virus HIV.

Yang harus kita lakukan saat kerabat, teman atau dilingkungan kita ada yang terinveksi HIV ajak mereka bersosialisi dan sarankan mereka untuk melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat, olahraga teratur, menjalani standart antiretroviral terapy (ART), stop menggunakan Narkoba dan mengkonsumsi Alkohol dan yang terakhir menjaga pola makan. 

Tidak perlu bersikap takut dan menghindar, Jauhi Virusnya bukan Orangnya!. Ayo kita lawan bersama penyebarannya di Bangka Belitung.(*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL