Satu Lagi Pasien Positif Corona Asal Bangka Meninggal Dunia

Dwi H Putra    •    Senin, 07 Desember 2020 | 11:45 WIB
Lokal
Caption: Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19. (dok/wb)
Caption: Ilustrasi pemakaman jenazah pasien Covid-19. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Satu lagi Pasien terkonfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) meninggal dunia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hingga saat ini total pasien meninggal sebanyak 18 orang.

Sekretaris Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, satu pasien yang meninggal hari ini berasal dari Kabupaten Bangka. 

"Iya, hari bertambah satu kasus meninggal, saat ini jumlah keseluruhan sebanyak 18 kasus se-Babel," kata Mikron di Pangkalpinang, Senin (7/12/2020). 

"Untuk proses pemakaman masih disiapkan tim dari Kabupaten Bangka, di tempat asal pasien," ujarnya. 

Dijelaskan Mikron, pasien meninggal atas nama S (51) laki-laki warga Dusun Air Duren Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka, yang tidak memiliki riwayat perjalanan kontak erat dengan R, pasien memiliki gejala swab pada 1 Desember 2020 di mesin Tes Cepat Molekuler (TCM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, pasien menjalani isolasi di RS Medika Stania. 

"Pasien menjalani perawatan selama enam hari," jelas Mikron. 

Sementara itu, Juru Bicara Bersama Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan saat ini tim dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka, relawan serta tim kecamatan sedang mempersiapkan tempat pemakaman jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Air Duren. 

"Hari ini ada satu lagi pasien terkonfirmasi positif yang meninggal, tim sedang mempersiapkan pemakaman sesuai protokol Covid-19," jelas Boy Yandra. 

"Hingga saat ini terdata sudah ada tiga pasien yang meninggal dunia di Bangka," paparnya. 

Boy menambahkan ketiga pasien diantaranya NE (56) perempuan warga Air Jukung, Kecamatan Belinyu, yang mana pasien NE memiliki penyakit komorbit gagal ginjal dan gagal jantung. 

NE pada tanggal 27 November 2020 menjalani perawatan di Rumah Sakit Medika Stania (RSMS) Belinyu, kemudian dirujuk ke RSMS Sungailiat untuk menjalani isolasi setelah di rapid tes hasil reaktif dan swab positif, namun pasien meninggal dunia. 

Kemudian, M (67) perempuan warga Desa Zed Kecamatan Mendo Barat, meninggal dunia pada Jum'at (4/12/2020) malam sekitar pukul 23.15 wib dan langsung dimakamkan sesuai protokol pemakamanan Covid-19, pasien sebelumnya menjalani isolasi di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Pangkalpinang. 

Dan, S (51) laki-laki warga Dusun Air Duren Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka, yang tidak memiliki riwayat perjalanan kontak erat dengan R, pasien memiliki gejala swab pada 1 Desember 2020 di mesin Tes Cepat Molekuler (TCM) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, pasien menjalani isolasi di RS Medika Stania. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL