UBB Siapkan Model Perkuliahan Hybrid

Hafiz Wow    •    Kamis, 10 Desember 2020 | 17:38 WIB
Lokal
Universitas Bangka Belitung (UBB).(net)
Universitas Bangka Belitung (UBB).(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memperbolehkan perkuliahan tatap muka dilaksanakan pada Januari 2021 mendatang.

Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr Ibrahim MSi mengatakan sesuai dengan kebijakan terbaru dari Kemendikbud, Perguruan Tinggi diberikan opsi untuk menyelenggarakan perkuliahan secara tatap muka, meski banyak catatan yang harus diperhatikan.

Ia menyebutkan kampus diminta untuk berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemerintah Daerah dimana kampus berlokasi dan melakukan prosedur yang ketat untuk membolehkan kelas dibuka secara tatap muka.

Menurutnya meski memberi opsi diperbolehkan, namun Kemendikbud tetap menempatkan opsi tatap muka sebagai salah satu alternatif, sementara platform perkuliahan online tetap disarankan. 

"Terkait dengan kebijakan itu, UBB sendiri akan mengikuti arahan kementerian, namun dengan beberapa penyesuaian yang sesuai pada konteks lokal," kata Ibrahim saat dikonfirmasi, Kamis (10/12/2020).

Disampaikan Ibrahim, saat ini UBB sedang melakukan persiapan menuju UAS, dan sesudah itu akan melakukan telaah rencana kebijakan untuk semester berikutnya. Pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap proses perkuliahan yang sudah berlangsung dan akan jadi koreksi pada semester mendatang.

"Sampai Covid betul-betul reda, UBB bersiap untuk melakukan model hybrid antara daring dan luring. Kami nanti akan melakukan persiapan diantaranya telaah apakah akan mengatur per semester untuk masuk, atau basisnya adalah kelas, bisa juga basisnya adalah jumlah pertemuan," ujarnya.

Dengan demikian, UBB tidak akan melaksanakan pembelajaran luring (luar jaringan) secara full 100%. karena tetap harus melakukan proses adaptasi secara perlahan dalam proses perkuliahan di semester mendatang.

"Selama ini kami memang menyelenggaran perkuliahan teoritik secara online, namun untuk perkuliahan praktikum diijinkan untuk luring dengan catatan. Tentu hal ini akan kami pertimbangkan serta memperhatikan pula beberapa catatan atas yang telah berjalan," paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya akan tetap memprioritaskan luring untuk yang sifatnya perkuliahan, sementara kegiatan yang sifatnya pengerahan massa di luar kelas tetap akan dibatasi.

Selanjutnya, saat ini UBB sedang mempersiapkan ketentuan aktivitas kampus dan akan segera diumumkan sebagai pedoman untuk sivitas pada semester yang akan datang.

"Kami komitmen untuk menjadi bagian dari pencegahan dan pembatasan atas proses penyebaran Covid ini. Protokol kesehatan sedang kami bicarakan format yang idealnya, hanya saja kita tidak akan kembali ke masa sebelum covid karena aka nada penyesuian sembari berjalan proses kebijakan tatanan normal barunya," tambahnya.

"Jangan sampai kampus justru jadi klaster baru dalam penyebaran Covid. Insya Allah, kami akan menyiapkan format terbaik yang mengakomodasi berbagai pertimbangan," tutup Ibrahim.(fiz/wb)




MEDSOS WOWBABEL