Dua Orang Anak-Anak di Bangka Terpapar Covid-19

Dwi H Putra    •    Sabtu, 12 Desember 2020 | 20:26 WIB
Nasional
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra.(dok)
Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra.(dok)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Pasien terkomfirmasi positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus bertambah. 

Terdata di Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka ada 19 kasus baru berasal dari lima kecamatan.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra, mengatakan dari 19 pasien itu berasal dari Kecamatan Sungailiat sebanyak dua orang, Kecamatan Pemali satu orang, Kecamatan Riau Silip satu orang, Kecamatan Belinyu tiga orang dan Kecamatan Mendo Barat sebanyak 10 orang. 

"Bertambah sebanyak 19 kasus, maka total pasien terkofirmasi positif Covid-19 di Bangka sebanyak 385 kasus," kata Boy Yandra di Sungailiat, Sabtu (12/12/2020). 

Dijelaskannya ke-19 pasien kasus baru diantaranya YL (31) perempuan warga Jalan Batin Tikal Desa Karya Makmur Kecamatan Pemali kategori bergejala batuk dan hamil tidak ada riwayat perjalanan status transmisi lokal, AS (51) laki-laki warga Jalan Batu Tunu Kelurahan Kuto Panji Kecamatan Belinyu tidak ada riwayat perjalanan kategori bergejala batuk, pilek dan nyeri otot status transmisi lokal, ST (52) perempuan warga Jalan Telang Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu kontak erat W kategori suspect status transmisi lokal, Z (52) laki-laki warga Jalan Telang Desa Gunung Muda kontak erat W, R dan alm NE. 

Lalu, A (28) laki-laki warga Jalan Raya Kenanga Kecamatan Sungailiat kategori bergejala hilang penciuman tidak ad riwayat perjalanan, R (65) laki-laki warga Gang Damai Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat tidak ada riwayat perjalanan bergejala hilang penciuman, batuk dan sakit tenggorokan, H (24) laki-laki warga Jalan Swakelola Desa Zed tidak ada riwayat bergejala hilang penciuman, R (18) perempuan warga Gang Damai Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat bergejala sesak pernafasan, SN (27) perempuan warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat bergejala sesak pernafasan kontak erat IM, M (63) laki-laki warga Desa Air Duren tidak bergejala kontak erat R, N (21) perempuan warga Desa Air Duren tidak bergejala kontak erat Z, MS (61) laki-laki warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat bergejala sesak nafas kontak erat R, DA (38) perempuan warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat bergejala batuk kontak erat S. 

Kemudian, M (63) perempuan warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat bergejala sakit tenggorokan kontak erat Z, DA (24) perempuan warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat tidak bergejala kontak erat Z, MMS (1) laki-laki warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat tidak bergejala kontak erat Z, KZ (9) perempuan warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat kontak erat R tidak ada gejala, SA (18) perempuan warga Jalan Belinyu Dusun Bubung 7 Desa Pugul Kecamatan Riau Silip tidak ada riwayat perjalanan dan YM (38) perempuan warga Kartini Desa Sri Menanti Sungailiat tidak ada riwayat perjalanan dan tanpa gejala kontak erat UY. 

"Dari 19 kasus ini, dua diantaranya anak-anak berusia satu dan sembilan tahun," jelas Boy Yandra. 

"Pasien sudah diisolasi dan karantina di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Ir Soekarno Babel dan wisma karantina Babel," paparnya. 

Boy Yandra menambahkan hari ini juga terdata sebanyak lima pasien dinyatakan sembuh berasal dari dua kecamatan, diantaranya SD (47) laki-laki warga Desa Petaling Kecamatan Mendo Barat, R (43) perempuan warga Desa Air Duren Mendo Barat, S (52) laki-laki warga Mendo, Br (43) laki-laki warga Mendo dan F (46) perempuan warga Kecamatan Belinyu. 

"Bertambah lima maka total sebanyak 287 orang dinyatakan sembuh, sebanyak 95 orang dalam perawatan isolasi dan karantina sedangkan tiga meninggal dunia," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL