Dugaan Money Politic Pilkada Babar, Kue Lemper Isi Duit

Chairul Aprizal    •    Senin, 14 Desember 2020 | 17:26 WIB
Pilkada
Caption: - Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Fahlevi. (rul/wb)
Caption: - Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Fahlevi. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Barat Rio Febri Fahlevi, mengatakan belum mendapatkan informasi yang beredar bahwa ada dugaan politik uang dari kue lemper yang berisi uang pada Pilkada tahun 2020 Kabupaten Bangka Barat.

"Saya sendiri selaku Ketua belum mendapatkan isu itu dan belum ada yang mengkonfirmasi. Saya akan memeprtanyakan ke jajaran terkait kebenarannya atau belum menyampaikan laporan, khusus Mentok ataupun Simpang Teritip," kata Rio, dikonfirmasi, Senin (14/12/2020).

Rio menuturkan, pengawas wajib menyampaikan kepada Bawaslu apabila mengendus adanya dugaan kecurangan Pilkada Bangka Barat dalam bentuk apapun. 

"Mungkin kalau mereka mengetahui tapi belum bisa dinyatakan hal yang signifikan, mungkin mereka menelusuri sendiri. Tapi jika panwas bersikap seperti itu alangkah kurang ajarnya terhadap lembaga. Nanti teknis pelaporan pengusutan rancangan informasi awal itu akan diberikan instruksi oleh Bawaslu itu sendiri, di tiga hari masa tenang kita melakukan patroli," katanya. 

Rio menyebutkan, sebelumnya sempat ada informasi yang dilemparkan ke Bawaslu bahwa ada kumpulan massa sampai sebanyak 50 mobil di rumah salah satu tokoh parpol yang berada di wilayah Bangka Barat. Namun saat diperiksa hal itu tidak benar. 

"Ketika kita kroscek langsung ternyata tidak ada, ada kerumunan sampai 50 lebih mobil loh ini jadi kita mikir bukan cuma Bawaslu saya pikir polisi akan lebih aware atau preventiflah terhadap ini kalau sampai yang seperti itu," ujarnya.

Rio menuturkan jangan gampang membangun opini bahwa Bawaslu mengusut dengan pasal karet atau segala macamnya.

"Tidak kita jamin tidak seperti itu, terkait dengan isu yang dapat terbaru dengan isu lemper berisi doorprize kita bilang seperti itu sampai detik ini kami dari Bawaslu belum tahu," terangnnya. 

Rio menyebutkan, bahwa jika ada informasi seperti ini, pihaknya akan tetap melusuri dan mengecek langsung. Ia berharap bahwa informasi yang dibangun masyarakat harus berani melaporkan bukan sekedar menyebarluaskan agar dapat membantu Bawaslu untuk menjaga Pilkada Bangka Barat 2020.

"Kita berharap timses lah tolong laporkan kita, paham bahwa Parpol mempunyai jaringan dan konstituen sampai ke jaringan Grassroot  sampai ke akar rumput ya kenapa ini tidak dijadikan pelapor," tukasnya.

Rio menyatakan, ketika ada laporan Bawaslu dan Gakkumdu akan buktikan asal sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan perlu diingat pelaporan berlaku tujuh hari sejak diketahui. (rul/wb)





TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL