Tak Bisa Selesaikan Kontruksi Jerambah Gantung Tepat Waktu, Kontraktor Kena Denda

Hendri Dede PKP    •    Senin, 14 Desember 2020 | 19:01 WIB
Video Kite
Caption: Jembatan Jerambah Gantung. (wb)

PNGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Proyek Jembatan Air Karabut alias Jerambah Gantung dipastikan akan molor menjelang tersisa tiga hari berakhirnya masa kontrak kerja pasca ambruknya bangunan tersebut disaat tahap pra kontruksi.

"Kalau progres tidak bakalan selesai, yang jelas progresnya diperkirakan mencapai 80 persen," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pangkalpinang, Suparlan kepada wowbabel, Senin (14/12/2020).

Tender proyek jembatan senilai Rp 25,9 miliar tersebut dibuat pada 9 Maret 2020, dengan tanggal kontrak 22 April, dan berakhir masa kontrak kerja pada 17 Desember 2020.

Menurut Suparlan, pihak kontraktor telah meminta perpanjangan waktu hingga 31 Desember 2020. Namun jika lebih dari itu, maka pihak kontraktor akan dikenakan denda sebagaimana perjanjian penawaran dan perpres yang ada.

Pembayaran sementara hanya diberikan sebesar 80 persen. Pihak kontraktor, kemudian tetap melanjutkan pekerjaannya setelah meminta perpanjangan waktu hingga 31 Desember

Sedangkan untuk sisa pembayaran sebesar 20 persen, itu baru akan diberikan pada pada tahun 2021, sekaligus akan dikurangi denda keterlambatan masa pengerjaan.

"Tanggal 17 Desember habis kontrak untuk satu kali bayar itulah dan mereka tetap bekerja. Mulai tanggal 1 Januari itu sudah dikenakan denda, satu per mil per hari atau nol koma nol satu persen. Artinya selama 50 hari itu dikenakan lima persen dari total kontrak," kata Suparlan.

Suparlan memperkirakan proses tersambungnya kembali struktur jembatan atau selesai pada 20 Februari 2021 atau pada tahun depan.

"Diperkirakan selesai sekitar tanggal 20 Februari tahun depan. Sekarang mereka sedang ngecor, mungkin minggu ini selesai ngecor pondasi dan selanjutnya pemasangan balok gilder," kata Suparlan.

Masa pemeliharaan terhitung setelah berakhir masa pengerjaan atau terhitung dari tanggal 20 Februari 2021 hingga 6 bulan ke depan. Artinya, masa pemeliharaan telah selesai pada Agustus 2021.

"Kontraktor wajib melakukan pemeliharaan. Misalnya ada jalan yang gelombang itu ditambal, ada yang rusak-rusak pada cat dan sebagainya harus kembali dipasang," pungkasnya. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE