H Justiar Noer, Datuk Pembangunan dari Habang oleh Urang Kelekak Habang

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 23 Desember 2020 | 11:43 WIB
Opini
Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer.(as/wb)
Bupati Bangka Selatan, Justiar Noer.(as/wb)

Oleh: Rusmin Sopian (Penulis Buku asal Toboali, Bangka Selatan)


H. Justiar Noer. Nama yang tak asing lagi bagi warga Kota Toboali dan Kabupaten Bangka Selatan. Putra kelahiran 23 Desember 1950 ini adalah Bupati Kabupaten Bangka Selatan dua periode. Periode pertama tahun 2005-2010. kemudian tahun 2016-2021.

Di era pertamanya sebagai bupati definitif pertama Bangka Selatan, lelaki lulusan IKIP Bandung ini, menyulap wajah Kota Toboali khususnya dan Bangka Selatan dengan sentuhan pembangunan yang amat fantastik. Bagaimana tidak fantastik, hanya dalam jangka tiga tahun, sebuah perkantoran baru di kawasan daerah baru Parit 3 berubah wajah dengan pembangunan sebuah perkantoran yang megah dan tertata apik.

Parit 3 yang dulu sebuah tempat yang jauh dari keramaian, kini berubah wajah menjadi sebuah kawasan perkantoran baru yang amat artificial dan menjadi sebuah kawasan bahkan pusat ekonomi baru bagi warga Bangka selatan. Sebuah kawasan perkantoran terpadu berdiri dengan megahnya. Tak terkecuali fasilitas olah raga yang amat baik, karena gedung olah raga juga berdiri megah di sana. termasuk lapangan sepakbola berstandar nasional.

Di era pertamanya sebagai Bupati Bangka Selatan, putra asli Kampung Padang, Kelurahan Toboali, Bangka Selatan ini dijuluki sebagai Bapak Pembangunan Bangka Selatan. Berbagai fasilitas pendidikan dan kesehatan dibangun. Mulai dari Taman kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas. Tak ada lagi sekolah yang tak layak untuk generasi penerus di Bangka selatan dalam menimba ilmu.

Demikian juga dengan sektor kesehatan. berbagai pembangunan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) hingga Rumah sakit Umum daerah dibangun dan direhabilitasi. Wajah Bangka Selatan berubah total. Ada pesan besar yang hendak disampaikan ke publik bahwa Bangka Selatan itu adalah daerah maju. Bukan daerah otonom baru kaleng-kaleng.  Itulah era emasnya  Bangka Selatan.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL