Kasus Korupsi PT BPRS Cabang Muntok, Albuni Bacakan Pledoi untuk Metaliyana

Firman    •    Rabu, 23 Desember 2020 | 21:41 WIB
Lokal
Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menyeret dua mantan pejabat PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Muntok, Kabupaten Bangka Barat kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Rabu (23/12/2020) dan hanya melalui saluran video telekonferensi.(fn/wb)
Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menyeret dua mantan pejabat PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Muntok, Kabupaten Bangka Barat kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Rabu (23/12/2020) dan hanya melalui saluran video telekonferensi.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Sidang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menyeret dua mantan pejabat PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Cabang Muntok, Kabupaten Bangka Barat kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, Rabu (23/12/2020) dan hanya melalui saluran video telekonferensi.

Kedua mantan petinggi PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) cabang Muntok tersebut, yakni Kurniatiyah Hanom dan Metaliyana.

Sidang lanjutan kasus tindak korupsi BPRS Cabang Muntok itu, dengan agenda pembacaan pledoi dari PH terdakwa Metaliyana selaku Kabag Operasional BPRS Cabang Muntok.

Bacaan pledoi dari Penasehat Hukum terdakwa Metaliyana, yakni Ahmad Albuni, dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Rendra Yozar Dharma Putra, dengan dibantu dua anggota Iwan dan Erizal. Lantaran belum lengkap maka sidang pledoi  oleh Majelis Hakim akan kembali dilanjutkan, Senin (11/1/2021) mendatang.

Sebelumnya majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, telah memberikan waktu kurang lebih seminggu kepada Penasihat Hukum kedua terdakwa, untuk penyusunan berkas pembelaan terhadap terdakwa.

Dalam sidang ini, majelis hakim hanya mendengarkan pembacaan pledoi dari PH terdakwa Metaliyana selaku Kabag Operasional BPRS Cabang Muntok, yaitu Ahmad Albuni.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL