Universitas Bangka Belitung Genjot Usulan Prodi Baru

Universitas Bangka Belitung (UBB).(net)
Universitas Bangka Belitung (UBB).(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Universitas Bangka Belitung (UBB) sedang berusaha untuk mengakselerasi pencapaian Rencana Induk Pengembangan (RIP) Universitas dengan menambah program studi baru. 

Saat ini kampus UBB sedang menyiapkan dan memproses usulan lima program studi baru tingkat sarjana, yakni Teknologi Informasi (TI), Bisnis Digital (BD), Perikananan Tangkap (PT), Arsitektur (AR), dan Perencanaan Wilayah Kota (PWK). Untuk program magister, sedang disiapkan 3 Program Studi, yakni S2 Manajemen, S2 Hukum, dan S2 Pertanian. 

Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB), DR Ibrahim menyampaikan lima program sarjana dan tiga program studi tersebut telah menyelesaikan instrumen proposalnya dan telah mendapatkan rekomendasi dari Lembaga Layanan Dikti (L2Dikti) di Palembang.

"Tahapan selanjutnya adalah proses pengusulan melalui aplikasi ke Kemendikbud. Proses ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan karena akan ada proses perbaikan dan penilaian dari panitia di kementerian," kata Ibrahim kepada Wow Babel, Rabu (30/12/2020).

Ibrahim menyatakan UBB termasuk PTN yang agak lambat memekarkan jumlah Program Studinya. Saat ini UBB memiliki 20 Program Studi dan semuanya pada tingkat sarjana dengan jumlah total mahasiswa pada tahun 2020 sebanyak 5.367 orang yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, dari total mahasiswa tersebut, lebih kurang 38 % mahasiswa UBB berasal dari luar Pulau Bangka. 

Dengan kondisi ini, Ibrahim optimis akan bisa menambah jumlah program studi sehingga student body-nya akan lebih besar. Bertambahnya jumlah mahasiswa secara langsung akan meningkatkan jumlah pendanaan dari kementerian karena perhitungan BOPTN dari pusat mempertimbangkan salah satunya jumlah mahasiswa. 

Ia juga menuturkan UBB saat ini menerima mahasiswa baru lebih kurang 1.200 setiap tahun. Tahun depan sendiri, dengan prodi yang sudah ada, target mahasiswa baru dinaikkan ke angka 1.500 mahasiswa. Program studi yang saat ini dalam proses pengusulan diperkirakan baru akan menerima mahasiswa baru pada tahun 2022, sementara untuk program magister bisa saja menerima pada pertengahan tahun 2021, tergantung pada proses perijinannya. 

“Kalau kita perhatikan bahwa jumlah lulusan SMA/K/MA di Bangka Belitung lebih kurang 17 ribu per tahun, UBB sendiri hanya menerima lebih kurang 1.200 diantaranya. Dengan angka demikian, jika dibandingkan dengan jumlah kampus yang tersedia, belum sampai separuh dari lulusan tersebut terserap oleh kampus di Babel. UBB sendiri terus membuka diri untuk memperluas asal wilayah mahasiswa dari luar Babel dengan meningkatkan akreditasi, pemberian beasiswa, dan promosi universitas," tutur Ibrahim.

"Kita ada tiga jalur penerimaan, dua berskala nasional, yakni jalur SNMPTN dan SBMPTN, 1 lagi jalur mandiri. Dari 1200 mahasiswa yang kita terima per tahun, hampir separuhnya adalah penerima beasiswa, terbanyak dari KIP-Kuliah, sisanya dari Beasiswa Provinsi, Vivian Gordon, Pemerintah DKI Jakarta, Jarum, BI, dan sebagainya," imbuhnya. 

Adapun program studi baru Kedokteran menurut Ibrahim juga saat ini sudah berproses. Selain membentuk tim penyusun Instrumen Borang, pihaknya juga terus mengintensifkan komunikasi dengan PT Pembina, dalam hal ini Unsri, dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

"Prodi Kedokteran agak unik dan harus dipersiapkan dengan matang, karena selain ikut pada ketentuan Kemendikbud, persyaratan lain dari Council Kedokteran juga harus dicermati," terang Ibrahim.

Meski tidak menargetkan deadline penyelesaian, namun ia menyampaikan bahwa satu persatu persyaratan akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan sehingga ketika pengusulan kelak bisa berjalan lancar karena menurutnya Prodi Kedokteran kebutuhannya lebih kompleks.(fiz/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL