Operasi Yustisi, Tim Gabungan Sisir Kafe Hingga Lokalisasi

Firman    •    Senin, 04 Januari 2021 | 07:21 WIB
Lokal
Tim gabungan saat melakukan razia di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pangkalpinang.(ist)
Tim gabungan saat melakukan razia di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pangkalpinang.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pangkalpinang, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Pemkot) Kota Pangkalpinang, kembali menggelar Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran wabah Virus Corona.

Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan tersebut digelar, Sabtu (2/1/2021) hingga Minggu (3/1/2021) dini hari, dengan menyasar sejumlah tempat keramaian di wilayah Kota Pangkalpinang.

Dalam operasi itu, tim gabungan yang dipimpin Kepala Bagian Operasional (Kabag OPS) Polres Pangkalpinang Kompol Johan Wahyudi dengan menyasar seperti Tempat Hiburan Malam (THM) dan tempat permainan biliar. 

Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi mengatakan, saat melakukan Operasi Yustisi pihaknya masih banyak menemukan sejumlah tempat belum menerapkan protokol kesehatan.

"Tadi kami temukan ada tempat kerumunan yaitu di tempat permainan biliar yang tidak menggunakan masker, dan langsung kami bubarkan," kata Kompol Johan Wahyudi, Minggu (3/1/2021).

Selain itu ia menyampaikan agar Satpol PP memberikan peringatan kedua kepada tempat biliar tersebut.

"Karena satu minggu yang lalu kami menemukan pelanggaran yang sama, di tempat biliar kawasan Bes Cinema," terangnya.

Tim gabungan juga mendatangi sejumlah kafe dan tempat hiburan malam lain, diantaranya Indigo (Kedai-8), Master Pice, Insanity Pub dan Karoke serta Xtreme-Bar (Xbar)

"Pengunjung, terutama di Indigo (Kedai-8), mereka telah menetapkan protokol kesehatan, sedangkan dua tempat lainya sepi pengunjung sedangkan Xtreme-Bar (Xbar) tidak beroperasi," lanjut Kabag OPS. 

Tidak hanya itu tim gabungan juga bergerak hingga dengan mendatangi kawasan Lokalisasi Parit Enam. Di lokasi tersebut didapati masih adanya aktivitas prostitusi. 

"Sebelumnya wisma Parit 6 ini sudah menerima Surat Peringatan Ketiga (SP3) dari Pemkot Pangkalpinang yang semestinya tidak ada lagi aktivitas di sana. Kami langsung amankan 21 orang yang terdiri dari 18 PSK, 2 orang penjaga minuman dan 1 orang konsumen, selanjutnya kami bawa ke Polres Pangkalpinang untuk pembinaan," tutur Kabag Ops. 

Sementara itu, di tempat terpisah tim dua melakukan sosialisasi di sejumlah kafe serta keramaian di Kota Pangkalpinang. 

"Kami melakukan sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Pangkalpinang nomor 42/SE/ESDA/XII/2020 tentang upaya pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19 di Kota Pangkalpinang," terang AKP Dewi Rahmailis Munir. 

Selain itu, tim juga melakukan imbauan kepada sejumlah pengunjung kafe untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.(fn/wb) 





TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL