Desember 2020 Pangkalpinang dan Tanjungpandan Inflasi

Tim_Wow    •    Selasa, 05 Januari 2021 | 13:10 WIB
Lokal
Caption: Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dwi Retno Wilujeng. (dok/wb)
Caption: Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dwi Retno Wilujeng. (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Badan Pusata Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  merilis terjadi inflasi di Kota Pangkalpinang dan Tanjung Pandan pada Desmber 2020. Inflasi terjadi akibat kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naikknya indeks di beberapa kelompok pengeluaran. 

Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dwi Retno Wilujeng mengatakan, Kota Pangkalpinang, pada Desember 2020 inflasi sebesar 0,71 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 103,44. Sedangkan Tanjungpandan inflasi sebesar 1,49 persen dengan IHK 106,64.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks di beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,87 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,06 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,02 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,16 persen; kelompok transportasi sebesar 0,92 persen.

“Selama tahun kalender Januari-Desember 2020 dan secara tahunan (Desember 2020 terhadap Desember 2019) terjadi inflasi sebesar 0,52 persen,” kata Dwi Retno dalam rilisnya, Senin (4/1/2021). 

Kedua kota utama di Provinsi Bangka Belitung ini juga pada bulan November 2020 mengalami inflasi setelah pada bulan Oktober  Kota Pangkalpinang mengalami deflasi sebesar 0,32 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 102,19. Deflasi terjadi karena penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks di beberapa kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,87 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,04 persen; kelompok transportasi 0,08 persen; kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,21 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,01 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,62 persen. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL