Pasar Timah Dunia Berharap Pasokan dari PT Timah Tbk

Tim_Wow    •    Jumat, 08 Januari 2021 | 17:37 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- PT Timah Tbk sebagai produsen timah dunia terbesar kedua berpeluang untuk mengisi pasokan timah di tahun 2021. Saat ini harga timah untuk kontrak tiga bulan di London Metal Exchange (LME)  21.360 USD per metrik ton, harga tertinggi sejak Maret 2019.  

Kendati harga timah menyentuh level 21.000 USD per metrik ton, pasokan timah di pasar dunia awal tahun 2021 masih tersendat. Pasar timah di LME mengalami kekurangan pasokan sebagai dampak dari Covid-19 setelah beberapa negera menutup diri  pada tahun 2020. 

Produksi timah globalpun turun  drastis, kekurangan pasokan timah dunia mencapai 5.200 ton.  China, produsen timah terbesar dunia, mengalami penurunan produksi di paruh pertama tahun 2020 sebelum bangkit kembali di paruh kedua.

Asosiasi Timah Internasional (ITA) sebagaimana dikutip dari thestar.com  pasar timah LME mengalami kekurangan pasokan timah  yang paling parah.  Oleh sebab itu, dunia berharap kepada Indonesia  untuk memasok permintaan  timah dunia. 

“Meskipun relatif terpengaruh oleh dampak Covid-19, produsen terbesar  negara itu (Indonesia),  PT Timah mengurangi produksi dan pengiriman sebagai tanggapan atas jatuhnya harga timah menjadi  12.700 USD  pada kuartal pertama tahun 2020,” tulis thestar.com, Jumat (8/1/2021).

Data dari ITA ekspor timah dari  Indonesia mencapai 59.100 ton dalam 11 bulan pertama tahun 2020, turun 3,6% dari ekspor tahun  2019 dan jumlah terendah sejak 2016.

“Tingkat harga saat ini seharusnya lebih dari cukup untuk mendorong peningkatan pasokan Indonesia tahun ini,” tulis ITA.

ITA memperkirakan produksi timah global akan  normal setelah turbulensi tahun 2020. Produsen  timah akan memenuhi kebutuhan  permintaan yang  berkurang  2.700 metrik ton dari  tahun ini. Diperkirakan permintaan timah dunia mulai  meningkat setelah penjualan semi konduktor global mulai bangkit setelah  di bulan November  pembelian barang elektronik oleh konsumen kembali pulih.

Sedangkan rantai pasokan timah dari  Yunnan Tin  maupun MSC Malaysia terganggu kare akedua produsen timah itu  dalam proses pembngunan smelter baru untuk menggantikan pabrik lama. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL