Diduga Depresi Terpapar Covid-19, Seorang Pria Nekat Gantung Diri

Firman    •    Sabtu, 09 Januari 2021 | 13:42 WIB
Lokal
Tim Satgas Covid-19 melakukan evakuasi terhadap jenazah TO.(ist)
Tim Satgas Covid-19 melakukan evakuasi terhadap jenazah TO.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Warga Perumahan Berkah Mandiri Residence di Jalan Padat Karya, Selindung Lama, Kota Pangkalpinang, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria gantung diri di salah satu rumah, Sabtu (9/1/2021) pagi.

Mayat laki-laki berinisial TO (30) pertama kali ditemukan oleh Riko Adiguna (21) yang merupakan sepupu korban, sekitar pukul 06.30 WIB di Perumahan Berkah Mandiri Residence Kelurahan Selindung Baru, Kecamatan Gabek.

TO (30) yang merupakan karyawan swasta ini ditemukan gantung diri di dapur rumah tersebut. 

Menurut keterangan Riko, TO saat ini diketahui sedang menjalani isolasi mandiri lantaran diduga terpapar Covid-19, dan sudah menjalani isolasi mandiri selama 10 hari. 

"Ketika hendak melihat korban sekira pukul 06.30 WIB, dan saya melihat korban sudah tewas gantung diri di dapur," ungkap Riko. 

Setelah melihat korban yang sudah gantung diri, Roko pun langsung melaporkan kejadian itu kepada adik korban pemilik perumahan tersebut. 

"Pas lihat korban sudah gantung diri, saya langsung memanggil adik korban pemilik perumahan tempat TO isolasi mandiri," terang Riko.

Sementara dari informasi dan keterangan yang didapat, korban sudah menjalani hasil rapid test antigen dan dinyatakan positif Covid-19 dan masih menunggu hasil swab PCR.

Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Fauzan membenarkan hasil rapid test antigen korban reaktif . 

"Hasil rapid test antigen korban reaktif Covid-19, hasilnya reaktif 80 persen, dan kemungkinan hasil swab-nya juga positif dan akan dimakamkan dengan menggunakan prosedur Covid-19," ungkap dr Fauzan. 

Terpisah, Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Johan Wahyudi membenarkan kejadian tersebut.

"Iya benar, ada penemuan mayat yang gantung diri, dan kami mendapatkan laporan dari warga yang melaporkan ke SPKT," ungkapnya.

Kabag Ops menjelaskan, Reskrim Polres Pangkalpinang akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

"Saat proses evakuasi tadi, tim gabungan menggunakan peralatan standart penanganan Covid-19 dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap," jelasnya.

"Korban ini diduga depresi, karena menunggu hasil swab, namun untuk kemungkinan lainya masih menunggu hasil penyelidikan dan kami terus melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas. Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Depati Hamzah untuk dikebumikan sesuai prosedur Covid-19," tandas Johan Wahyudi.(fn/wb) 





TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL