Guru Honorer di Babar Berharap Kepastian Pengangkatan Tanpa Tes

Caption: Tangkapan Layar RDP Komisi X DPRD RI dengan Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Katagori (GTKHNK) 35 tahun ke atas secara virtual , Rabu (13/1/20021). (rul/wb)
Caption: Tangkapan Layar RDP Komisi X DPRD RI dengan Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Katagori (GTKHNK) 35 tahun ke atas secara virtual , Rabu (13/1/20021). (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Guru Tenaga Kependidikan Honorer Non Katagori (GTKHNK) 35 tahun ke atas di Kabupaten Bangka Barat berharap ada kepastian  pengangkatan mereka menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) secara virtual yang dibahas oleh Komisi X DPR RI, Rabu (13/1/2021). 

Ketua GTKHNK 35+ Kabupaten Bangka Barat Mardani mengatakan, pihaknya ingin menghadiri langsung kegiatan ini. Nmaun, lantaran pendemi sehingga hanya perwakilan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang hadir langsung. 

Mardani menyebutkan pihaknya meminta  anggota dan masyarakat untuk mendoakan agar tuntutan para Guru honorer berusia diatas 35 tahun ini dapat terealisasi oleh pemerintah pusat. h

"Kami pengurus GTKHNK35+ di Bangka Barat dan Bangka Belitung khususnya Indonesia umumnya, berharap supaya cepat dikabulkan permohonan kami supaya dikeluarkan Keppres PNS tanpa tes untuk guru dan tendik di sekolah negeri," katanya, Rabu (13/1/2021). 

Pihaknya meminta Keppres PNS tanpa tes karena melihat adanya kebijakan Presiden dalam pengangkatan Sekretaris Desa, penyuluh dan bidan PTT.

"Sebelumnya kami di sini para insan cendikia yang dulunya dibayar dengan dana Bos di bawah UMR. Kami juga senantiasa meminta bantuan kepada DPP PGRI Pemprov, Pemda, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota untuk menyampaikan perjuangan kami ke Presiden dan jajarannya yang menaungi kami para guru se Indonesia," ungkapnya.

"Kami wajib menerima Keppres PNS tanpa tes berdasarkan pengabdian rata-rata diatas sepuluh tahun," tegas Mardani.

Jika guru honorer dna tenaga pendidik harus mengikuti mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Ia meminta Bupati dan DPRD Bangka Barat dapat mempriorotaskan pihaknya untuk bisa diangkat tanpa tes. 

"Untuk guru dan tenaga kependidikan TU , Operator, Penjaga Sekolah yang umur di atas 35 dan pengabdian kami di atas 5 tahun dan yang umur kurang dari 35 tahun yang pengabdiannya 10 tahun ke atas," sebutnya. (rul/wb) 




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL