Kasus Corona di Bangka Tembus 915 Orang

Dwi H Putra    •    Rabu, 13 Januari 2021 | 20:34 WIB
Lokal
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)
Caption: Juru Bicara Bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih terjadi penambahan, terdata hari ini Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka mencatat sebanyak 19 kasus baru, Rabu (13/1/2021).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan penambahan sebanyak 19 kasus berasal dari tiga kecamatan diantaranya Sungailiat tiga orang satu diantaranya meninggal dunia, kemudian Merawang enam orang dan Mendo Barat sebanyak 10 orang.

"Lalu hari ini sebanyak 22 orang dinyatakan sembuh diantaranya dari Sungailiat empat orang, Pemali dua orang, Merawang lima orang, Riau Silip satu orang dan Belinyu dua orang serta Mendo Barat delapan orang," kata Boy Yandra di Sungailiat, Rabu (13/1/2021). 

Dijelaskannya, pasien meninggal atas nama M (34) laki-laki warga Srimenanti Kelurahan Sungailiat, berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab pada 11 Januari 2021.

"Hasil swab diketahui hari ini, sebelumnya pasien masuk kategori suspek diawali masuk RS Medika Stania dengan gejala batuk, sesak nafas, pilek, nyeri otot dan mual," jelas Boy Yandra. 

"Pasien mendapatkan perawatan selama lima hari dan pada pukul 16.15 wib hari ini, meninggal dunia," ujarnya. 

Lanjutnya, jenazah langsung dikebumikan sesuai protokol kesehatan Covid-19 di TPU Kemujan Sungailiat oleh tim dari rumah sakit, BPBD Bangka, relawan Simpul Babel, TNI dan Polri didampingi pihak kecamatan. 

Selain itu, hingga saat ini terdata sebanyak 915 kasus diantaranya 824 dinyatakan sembuh, 12 meninggal dunia sedangkan 79 orang dalam perawatan di RSUDB Sungailiat, RS Eko Maulana Ali, RS Syafrie Rachman, Wisma Melati dan Wisma 2 Provinsi Babel. 

Kemudian terdata sebanyak 3.130 orang kontak erat, 825 suspek discarted, 898 suspek, satu probabel dan 309 sampel dalam proses uji laboratorium. 

"Swab sudah dilakukan sebanyak 4.386 orang sudah melampaui target WHO yakni sebanyak 13,75/ 1000 penduduk, sedangkan rapid tes antigen sebanyak 1.709 tes dan rapid tes anti body sebanyak 33.818 orang," pungkas Boy Yandra. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL