Pengangkatan Prof Udin Sebagai Komisaris Independen BSB Tak Diagendakan

Tim_Wow    •    Rabu, 13 Januari 2021 | 22:25 WIB
Nasional
Prof Saparudin Masyarif.(net)
Prof Saparudin Masyarif.(net)

PNGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Prof Saparudin Masyarif atau biasa disapa Prof Udin gagal diangkat sebagai Komisaris Independen di Bank Sumsel Babel (BSB). Saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  digelar di Palembang, Selasa (12/1/2021) hanya menetapkan jajaran direksi dan tidak mengagendakan pengangkatan komisari independen.

“Mengapa penetapan dan pengangkatan saya tidak diagendakan di dalam RUPSLB seperti tertera dalam undangan RUPSLB yang disampaikan oleh BSB ke publik. Yang saya ketahui berdasarkan peraturan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bahwa seorang calon Komisaris yang telah dinyatakan layak oleh OJK, diangkat dalam RUPS,” kata Prof Udin saat dibubungi, Rabu (13/1/2021).

Bank Sumsel Babel menggelar RUPS LB, membahas berakhirnya masa jabatan dua direksi, yakni Direktur Pemasaran Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum Samiluddin. Sementara untuk jajaran komisaris tidak dibahas dalam RUPSLB.

Saparudin dicalonkan oleh RUPSLB Bank Sumsel Babel pada bulan April tahun 2020 sebagai calon Komisaris Independen BSB. Sebelum dicalonkan sebagai Komisaris Independen dalam RUPSLB tersebut, Prof Udin telah lulus uji kompetensi manajemen risiko level 1 dan 2 untuk komisaris. Kemudian atas permintaan dari Bank Sumsel Babel, Prof Udin mengikuti uji kelayakan dan kepatutan dari BSB dan LPPI dan dinyatakan layak.

Atas permintaan dari BSB ke OJK, Prof Udin mengikuti uji kelayakan dan kepatutan. Hasilnya dinyatakan layak oleh OJK sebagai Komisaris Independen BSB.Berdasarkan peraturan OJK bahwa seorang calon Komisaris yang telah dinyatakan layak oleh OJK, diangkat oleh RUPS.

“BSB meminta dua orang calon komisaris untuk ikut seleksi. Kemudian kedua org ini mengikuti serangkaian tes dan uji kelayakan dan kepatutan. Kemudian satu orang gagal dan satu orang dinyatakan lulus. Tetapi, kemudian yg dinyatakan lulus ini tidak diangkat. Ini ada apa,” tanya Prof Udin.

RUPSBL yang dilaksanakan terturup itu dihadiri para gubernur, bupati/walikota di Provinsi Sumsel dan Babel. Para pemegang saham hanya mempertahankan formasi direksi bank pembangunan daerah tersebut seiring capaian kinerja yang positif, yakni Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin,  Direktur Pemasaran Antonius Prabowo Argo dan Direktur Umum Samiluddin. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL