Vaksinasi Mulai Hari Ini, Ada Dua Cara Pengecekan Penerima Vaksin Corona

Tim_Wow    •    Rabu, 13 Januari 2021 | 12:16 WIB
Nasional
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Vaksinasi COVID-19 dimulai hari ini, Rabu (13/1/2021). Presiden Joko Widodo menjadi penerima vaksin COVID-19 pertama.

Vaksin COVID-19 disediakan pemerintah secara gratis untuk masyarakat. Ada dua cara untuk mengecek apakah sudah terdaftar sebagai penerima vaksin, berikut tahapannya, berdasarkan panduan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Cara pengecekan penerima Vaksin Corona pertama:

Penerima vaksin Corona akan mendapatkan notifikasi pemberitahuan lewat SMS Blast dari ID Pengirim: PEDULICOVID.

Langkah selanjutnya penerima vaksin Corona harus registrasi ulang melalui SMS.

- Bisa ke SMS 1199 atau UMB *119#

- Aplikasi Pedulilindungi atau website https://pedulilindungi.id;

- Melalui Babinsa/Babinkamtibmas setempat.

Penerima vaksin Corona nantinya menerima tiket elektronik sebagai undangan yang sudah terverifikasi dari Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19.

Ada pengingat jadwal layanan yang dikirimkan melalui sistem via SMS atau aplikasi Pedulilindungi kepada penerima vaksin Corona.

Cara pengecekan penerima Vaksin Corona kedua:

Membuka situs pedulilindungi.id/cek-nik

Memasukkan data seperti nomor NIK di kolom yang tercantum

Memasukkan kode yang tertera di layar

Klik selanjutnya

Hasil NIK yang terdaftar dan yang tidak terdaftar akan tercantum di layar.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksinasi adalah upaya untuk melindungi diri sendiri sekaligus seluruh umat manusia di dunia. 

“Pesan saya hanya satu kepada teman-teman saya rakyat Indonesia, bahwa vaksin ini adalah alat yang bisa dipakai untuk melindungi diri kita. Tetapi yang lebih penting, vaksin ini juga digunakan untuk melindungi keluarga kita, melindungi tetangga-tetangga kita, melindungi rakyat Indonesia, melindungi peradaban umat manusia di seluruh dunia,” ujarnya di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/01/2021). 

Melalui vaksinasi, ungkap Menkes, diharapkan segera tercapai kekebalan komunitas atau herd immunity. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan vaksinasi kepada 70 persen dari populasi masyarakat. 

Untuk itu, Menkes berharap dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat Indonesia terhadap program ini. 

“Partisipasi dari teman-teman dari seluruh rakyat Indonesia akan sangat menentukan keberhasilan program ini. Semoga teman-teman saya seluruh rakyat Indonesia bisa memulai program vaksinasi ini, mendukung program vaksinasi ini untuk membangun Indonesia dan dunia yang lebih sehat dan bebas dari pandemi COVID-19,” tukasnya.(bbs/*)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL