Update Covid-19 Babel: Total 3.220 Kasus, 88 Kasus Aktif Baru

Hafiz Wow    •    Kamis, 14 Januari 2021 | 09:48 WIB
Nasional
Tabel jumlah kasus Covid-19 di Bangka Belitung.(ist)
Tabel jumlah kasus Covid-19 di Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pasien Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kian melonjak signifikan. Data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, pada hari Rabu (13/1/2021) sebanyak 88 orang dinyatakan positif Covid-19. Sehingga jumlah orang yang terjangkit Covid-19 di Babel mencapai 3.220 kasus.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Andi Budi Prayitno mengatakan pasien Covid-19 terbaru di Kota Pangkalpinang bertambah 42 orang dan Kabupaten Bangka bertambah 19 orang. Selanjutnya Kabupaten Bangka Tengah bertambah 11 orang, serta Kabupaten Bangka Barat bertambah tujuh orang.

Pihaknya mencatat dalam sepekan terakhir orang yang terpapar dan dinyatakan Positif Covid-19 naik sangat signifikan yaitu 534 orang. Kondisi tersebut membuat Bangka Belitung berada pada peta risiko oranye (sedang--red).

Sementara itu, untuk Kabupaten/Kota, wilayah sebaran peta risiko yang cukup mengkhawatirkan ialah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka yang terdata sebagai wilayah zona merah (risiko tinggi--red).

"Situasi ini menandai bahwa kasus Covid-19 di Bangka Belitung dalam lima bulan terakhir terus mengalami lonjakan orang yang terinfeksi atau terpapar Covid-19, terutama pada klaster perkantoran, klaster perkebunan, klaster keluarga, klaster fasilitas pelayanan kesehatan, klaster keluarga, klaster perumahan, klaster pesantren, klaster perkumpulan, dan klaster panti asuhan, serta terbaru klaster kampung," kata pria yang akrab disapa ABP dalam rilisnya, Rabu (13/1/2021).

Lebih lanjut, ABP mengatakan persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 di Provinsi Babel dibandingkan dengan kemarin mengalami sedikit kenaikan yakni berada di angka 76,99%. Terbaru, sebanyak 68 pasien dinyatakan sembuh.

"Dengan demikian orang yang masih atau sedang dalam perawatan dan penanganan saat ini turun meski sedikit, yakni 21,27 persen," terangnya.

Sementara itu, ia menyebutkan terjadi penambahan kembali tiga orang terkonfirmasi Covid-19 di Bangka Belitung yang meninggal dunia, dengan demikian tingkat kematian orang yang terkonfirmasi Covid-19 menjadi berjumlah 56 orang atau berada di angka 1,74%.

Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi berbagai anjuran tentang penerapan protokol kesehatan. Tidak hanya pada penerapan 3M, tetapi juga hal lainnya dalam penanganan Covid-19 termasuk dalam pemulasaran jenazah pasien yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

"Bahwa orang atau pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai dengan pemakaman menjadi tanggung jawab fasilitas pelayanan kesehatan dan satgas Covid-19 serta harus ditangani sesuai dengan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan demi menghindari penularan yang lebih masif dan penyebaran virus kepada lebih banyak orang," jelasnya.

ABP menambahkan, komunikasi intens dan koordinasi antara Satuan Tugas Kabupaten/Kota dengan Satuan Tugas Provinsi, khususnya komitmen Kepala Daerah sebagai pimpinan Satuan Tugas di Kota/Kabupaten tak terkecuali Camat dan Kepala Desa/Lurah dalam melakukan manajemen krisis adalah kunci penting dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19.

"Kepala daerah dan pemimpin di semua level dan tingkatan sudah semestinya memberi contoh, menjadi teladan dan pemberi solusi dalam menghadapi pandemi ini," pungkas ABP.(fiz/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL