Jadi Korban Sriwijaya Air SJ 182, KLHK Kehilangan Sosok Rizki Wahyudi

Firman    •    Selasa, 19 Januari 2021 | 17:10 WIB
Lokal
Caption: Suasana pemakaman jenazah Rizki Wahyudi dan Rosi Wahyuni korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, di TPU Jalan Mentok, Selasa (19/1/2021). (fn/wb)
Caption: Suasana pemakaman jenazah Rizki Wahyudi dan Rosi Wahyuni korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, di TPU Jalan Mentok, Selasa (19/1/2021). (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Suasana duka masih menyelimuti keluarga mendiang Rosi Wahyuni (51) dan Rizki Wahyudi (26)  yang menjadi korban jatuhnya  pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di Perairan Pulau Seribu, Sabtu (9/1/2021) lalu. 

Kesedihan masih tampak nyata saat pemakaman di tempat pemakaman umum jalan Muntok Pangkalpinang, Selasa (19/1/2021). Isak tangis kembali pecah saat kedua jenazah dimasukkan ke liang lahat tempat peristirahatan terakhir. 

Terlihat sanak saudara dari kedua almarhumah dan almarhum tak kuasa menahan tangis, ketika suara kumandang adzan bagi keduanya.

Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan,  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) merasa sangat berduka cita atas kehilangan rekan kerja.

"Saudara Rizki Wahyudi itu rekan kerja kami di KLHK Taman Nasional Gunung Palung, Ketapang, Kalimantan Barat, Ia adalah salah satu korban dari pesawat  Sriwijaya SJ 182," ungkap Rasio Ridho Sani, saat di pemakaman TPU jalan Muntok, Selasa (19/1/2021).

Selain itu menurutnya, Rizki  sebelum insiden nahas pesawat Sriwijaya, terbang ke Jakarta dan kemudian menuju Pontianak bersama ibu kandungnya.

"Hari ini kita menyaksikan jenazah saudara rizki dan jenazah almarhumah ibunya Rosi Wahyuni, dimakamkan," terangnya.

Ia juga menyebutkan, saat ini anak Rizki dan ponakan Nabila Anjani, masih belum teridentifikasi. Sedangkan,  istrinya sudah diimakamkan di OKI Sumatera Selatan.

"Jadi dalam hal ini kami sangat kehilangan, dan ibu Mentri pun khususnya menugaskan pak Ati sebagai kepala Taman Ketapang merupakan atasan langsung untuk memfasilitasi pengurusan jenazah Rizky,

Ditambahkannya, KLHK benar-benar kehilangan sosok pekerja seperti Rizki ini, dan sangat kehilangan.

"Karena Rizki Wahyudi ini merupakan anak yang sangat baik, sangat cerdas, milenial ia juga merupakan aset KLHK yang dimiliki saat ini," tandasnya. (fn/wb)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL