Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Beltim Belum Terapkan WFH

Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim Yuspian.(ist)
Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim Yuspian.(ist)

MANGGAR, www.wowbabel.com -- Berbeda dengan Dinas Pendidikan, meski terjadi peningkatan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Belitung Timur, namun Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim menyatakan tidak akan melakukan penerapan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Sebagai gantinya, BKPSDM akan mengeluarkan Surat Edaran penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19 harus tetap dilaksanakan.

Ditemui di ruangannya, Selasa (19/01/2021), Kepala BKPSDM Kabupaten Beltim Yuspian mengatakan, dalam waktu dekat ini BKPSDM akan mengeluarkan Surat Edaran terkait kebijakan kepegawaian dalam menghadapi kenaikan jumlah kasus positif COVID-19 di Beltim.

“Kalau untuk kebijakan WFH untuk pegawai, Beltim belum ya karena untuk saat ini masih diperlukan analisis WFH yang seperti jam kerja, pengaturan WFH apabila ada kasus COVID-19 di OPD,” kata Yuspian.

Yuspian menjelaskan, terkait Surat Edaran yang akan dikeluarkan oleh BKPSDM menitikberatkan untuk mengingatkan OPD yang ada di Pemkab Beltim terkait Protokol Kesehatan yakni 5M

“Nanti Surat Edaran ini untuk mengingatkan kembali OPD yang ada untuk menegakkan Prokes yang ada seperti 5M sebagai upaya untuk mengantisipasi kasus yang meningkat,” ujarnya.

Ditanya terkait Vaksin COVID-19 bagi pegawai pemerintah, Yuspian mengatakan BKPSDM akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam menghadapi COVID-19 termasuk vaksinasi.

“Vaksin ini kan datang ke kita kan bertahap ya, per gelombang. Nah terkait vaksinasi pegawai ini nanti mungkin akan dilihat skala prioritasnya, bisa Tenaga Medis dulu karena mereka kan garda terdepan, selanjutnya mungkin pegawai di pelayanan, nanti dilihat dulu,” jelas Yuspian. (@2!/Leen/Ts)




TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL