55 Warga di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Hafiz Wow    •    Kamis, 21 Januari 2021 | 09:43 WIB
Lokal
Tabel jumlah kasus Covid-19 di Bangka Belitung.(ist)
Tabel jumlah kasus Covid-19 di Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengalami peningkatan. Data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Rabu (20/1/2021) sebanyak 87 pasien selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sehat.

"Dengan 87 orang hari ini yang selesai menjalani isolasi, maka persentase tingkat orang yang selesai isolasi dan dinyatakan sehat dari Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan dengan kemarin mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan yakni berada di angka 82,25%.," ungkap Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, Rabu (20/1/2021) kemarin.

ABP sapaan akrabnya, menyebutkan dengan tambahan pasien sembuh terbaru, maka orang yang masih atau sedang dalam perawatan dan penanganan turun cukup signifikan yakni 15,86%. 

ABP meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan, karena setiap hari kasus baru terus bertambah. Terbaru, sebanyak 55 orang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga dalam sepekan terakhir warga yang terpapar dan dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 449 orang. Dengan demikian jumlah keseluruhan kasus positif Covid-19 di Bangka Belitung mencapai angka 3.639 kasus.

"Kota Pangkalpinang bertambah 11 orang, Kabupaten Bangka bertambah 12 orang, Kabupaten Bangka Tengah bertambah 20 orang, Kabupaten Bangka Barat bertambah satu orang, Kabupaten Bangka Selatan bertambah sembilan orang, dan Kabupaten Belitung Timur bertambah dua orang," terangnya.

Sementara itu, ABP menyebutkan pasien Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah signifikan. Terdata, pada Rabu (20/1/2021) sebanyak tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, diantaranya dua warga Kota Pangkalpinang dan satu warga Kabupaten Bangka Selatan.

Ia menyebutkan tingkat kematian pasien Covid-19 di Babel bertambah menjadi berjumlah 69 orang atau berada di angka 1,90%.

"Terhitung dalam dua bulan terakhir kematian orang kategori probable dan terutama suspek Covid-19 mengalami peningkatan cukup signifikan, dan hal ini sudah pasti menjadi keprihatinan kita dan kondisinya bisa dibilang sangat mengkhawatirkan, karenanya sudah sepatutnya situasi ini menjadi perhatian kita sekaligus menegaskan bahwa Covid-19 nyata dan berisiko membawa kepada kematian, apalagi jika orang yang terkonfirmasi Covid-19 memiliki penyakit penyerta," jelasnya.

Ia menambahkan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai dengan pemakaman menjadi tanggung jawab Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Satgas Covid-19 serta harus ditangani sesuai dengan protokol kesehatan. Hal ini dilakukan demi menghindari penularan yang lebih masif dan penyebaran virus kepada lebih banyak orang.

"Jangan sampai kejadian penolakan keluarga atau sebagian warga dalam proses pemakaman sesuai prosedur standar (SOP) pemulasaran jenazah Covid-19 kembali terulang. Dan hal ini selain melanggar atau menyalahi prosedur pemulasaran jenazah Covid-19, juga bisa berdampak buruk yakni terpaparnya warga masyarakat yang tentu saja tidak kita harapkan dan kehendaki bersama," tandasnya.(fiz/wb) 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL