BKSDA dan Alobi Foundation Lepas Enam Ekor Satwa Dilindungi

Tim_Wow    •    Kamis, 21 Januari 2021 | 12:51 WIB
Lokal
Hewan yang akan dilepas liarkan oleh Alobi.(dag/wb)
Hewan yang akan dilepas liarkan oleh Alobi.(dag/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com - Peringati Hari Primata Nasional yang jatuh pada 30 Januari mendatang, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Bangka dan Animal Lovers Bangka Island (Alobi) Foundation, melepas enam ekor satwa langka di lindungi. Enam satwa tersebut, yakni empat ekor Kukang dan dua Musang.

Pelepasan sengaja dilakukan lebih awal dari Peringatan Hari Primata Nasional, karena hewan tersebut sudah siap dilepaslairkan.

Ketua Alobi Foundation, Langka Sani mengatakan, hewan-hewan tersebut dilepasliarkan setelah menjalani masa rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Alobi dan dinyatakan layak kembali ke alam bebas.

"Ini kami lakukan dalam menyambut hari primata Indonesia. Satwa yang kami lepasliarkan yaitu Kukang lokaliti Bangka Belitung empat ekor dan dua ekor Musang Pandan," kata Langka Sani, Kamis (21/1/2021).

Hewan bernama latin Nycticebus Bancanus (Kukang) dan Paradoxurus hermaphroditus (Musang), rencananya akan dilepaslairkan di salah satu kawasan hutan lindung di Bangka Selatan, Siang ini.

"Mari kita bersama-sama berdoa semoga satwa yang dilepaslairkan ini dapat beradaptasi dan berkembang biak. Sehingga mengembalikan populasi satwa liar di Indonesia," ujarnya.

Satwa yang akan dilepasliarkan Siang ini, merupakan hewan serahan warga dan titipan pihak-pihak terkait.

"Alhamdulillah masyarakat sudah mulai menunjukan kesadarannya, ada beberapa yang kami akan lepaskan ini serahan warga dan titipan dari BKSDA," ucap Langka Sani.

Sementara itu, kolaborasi Alobi Foundation dan BKSDA Resort Bangka serta pihak-pihak terkait lainnya di Bangka Belitung, sejak beberapa tahun belakangan berhasil mengembalikan ribuan satwa liar ke habitatnya.

"Sejak 2014 sampai sekarang sudah 7.097 satwa berbagai jenis yang sudah kami lepasliarkan. Ini akan terus kami lakukan, demi menjaga kelestariannya. Hingga anak cucu kita nanti masih bisa melihat satwa-satwa ini," kata Langka.(dag/wb) 





TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL