Terpapar Covid-19, Seorang Perempuan Warga Pemali Meninggal Dunia

Dwi H Putra    •    Senin, 25 Januari 2021 | 21:17 WIB
Lokal
Pemakaman pasien Covid-19 di TPU Desa Pemali, Sungailiat. (ist)
Pemakaman pasien Covid-19 di TPU Desa Pemali, Sungailiat. (ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali meninggal dunia, kali ini warga Desa Pemali, Kecamatan Pemali. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, mengatakan pasien meninggal dunia atas nama RS (51) jenis kelamin perempuan warga Desa Pemali, pasien meninggal Senin (25/1/2021) pukul 06.00 WIB di RSUD Depati Bahrin Sungailiat, memiliki riwayat penyakit UP2 dan dikebumikan di TPU Desa Pemali. 

"Jadi, total pasien meninggal 15 orang berasal dari Kecamatan Belinyu sebanyak tiga orang, Mendo Barat sebanyak dua orang, Merawang sebanyak satu orang, Pemali sebanyak dua orangorang dan Sungailiat sebanyak tujuh orang," kata Boy Yandra di Sungailiat, Senin (25/1/2021). 

"Dan hari ini sebanyak 57 orang dinyatakan sembuh dan 58 kasus baru, sehingga total di Kabupaten Bangka saat ini sebanyak 1.152 kasus diantaranya 1.089 orang dinyatakan sembuh, 48 dalam perawatan," ujarnya. 

Lanjutnya, terkait 48 orang dalam perawatan berasal dari Kecamatan Sungailiat sebanyak 17 orang, Mendo Barat sebanyak sembilan orang, Belinyu sebanyak tiga orang, Bakam sebanyak dua orang, Pemali sebanyak 14 orang, Puding Besar sebanyak dua orang, Riau Silip sebanyak empat orang dan Merawang sebanyak 12 orang. 

Sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi positif perkecamatan diantaranya Bakam sebanyak 20 kasus, Belinyu sebanyak 89 kasus, Mendo Barat sebanyak 202 kasus, Merawang sebanyak 134 kasus, Pemali sebanyak 157 kasus, Puding Besar sebanyak 41 kasus, Riau Silip sebanyak 94 kasus dan Sungailiat sebanyak 415 kasus. 

"Berbagai upaya terus dilakukan guna meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran baik rapid test antibody, rapid test antigen, swab serta sosialisasi dan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19," jelas Boy Yandra. 

"Kepada warga yang terkomfirmasi positif, tidak boleh isolasi mandiri, wajib dikarantina berdasarkan Peraturan Gubernur Babel dan Bupati Bangka," pungkasnya. (dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL