Camat Pangkalan Baru Tegaskan Tambang Liar Atik Tak Masuk Wilayahnya

Herdian wow    •    Selasa, 26 Januari 2021 | 22:09 WIB
Lokal
Aktivitas tambang timah liar yang beroperasi tak jauh dari Perumahan Atik.(her/wb)
Aktivitas tambang timah liar yang beroperasi tak jauh dari Perumahan Atik.(her/wb)

PANGKALANBARU, www.wowbabel.com -- Aktivitas tambang timah liar masih marak terjadi tak jauh dari kawasan Perumahan Atik RT 09 Kelurahan Semabung Kota Pangkalpinang. 

Menurut Ketua RT 09 dan Lurah Semabung Baru, kawasan tambang liar tersebut berada di perbatasan antara Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua RT 09 Semabung Baru, Daud, mengatakan jika dirinya bersama lurah dan Babinsa telah turun ke lokasi, namun kawasan tambang itu secara administratif berada di wilayah perbatasan antara Kota Pangkalpinang dan Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. 

"Siang kemarin saya sudah melihat lokasi tambangnya pas ada laporan juga, itu wilayah perbatasan Kota Pangkalpinang dengan Bangka Tengah. Bahkan, sebelumnya pada bulan lalu juga kami turun bersama Pak Lurah dan Babinsa. Karena kawasan tambang itu bukan wilayah Semabung Baru, jadi tak etis kita mencampuri urusan wilayah tetangga," jelasnya. 

Terkait adanya rumah warga yang retak disinyalir imbas dari aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut, Ketua RT 09 Daud  berkilah jika penyebab retak rumah warga tersebut bisa jadi akibat faktor lainnya juga. 

"Masalah rumah warga retak, itu mungkin bukan semata-mata akibat aktivitas tambang, soalnya lahan perumahan warga disana itu dulunya rawa-rawa diuruk," tutur Daud. 

Senada Lurah Semabung Baru, Muhammad membenarkan, pihaknya bersama Ketua RT 09 dan Bhabinkamtibmas setempat memperingatkan dan meminta agar aktivitas tambang yang dikeluhkan warga tersebut dihentikan.

"Sudah sering kami datangi, sempat berhenti sebentar kemudian beraktivitas lagi. Namun, kawasan tambang di perbatasan itu masuk Kelurahan Dul, Bangka Tengah. Besok, kami akan berkoordinasi kembali dengan pihak terkait untuk turun kembali ke lokasi supaya penambang bisa menghentikan aktifitasnya," katanya

Sedangkan, Camat Pangkalan Baru Samsul Komar saat dikonfirmasi awak media menegaskan jika pihaknya telah meninjau ke lokasi kawasan tambang belakang Perumahan Atik tersebut. Kawasan tersebut masuk kawasan Pemkot Pangkalpinang bukan kawasan Kelurahan Dul Kecamatan Pangkalan Baru. 

"Kami sudah tinjau lokasi, kawasan tambang belakang Perumahan Atik tersebut tersebut memang masuk areal Kota Pangkalpinang, bukan Bangka Tengah," tegasnya, Selasa (26/01/2021)

Ia melanjutkan perbatasan Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah ini tak jauh dari pusat Perbelanjaan Giant. Sementara di belakang kawasan Perumahan Atik sudah sangat jauh. 

"Jadi, kami tidak bisa membenarkan jika kawasan tambang pasir timah ilegal di belakang Perumahan Atik tersebut masuk kawasan Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. Selain itu, pihaknya sangat menyayangkan dari aktivitas tambang yang dikeluhkan warga tersebut sampai terindikasi menyebabkan kerusakan rumah warga setempat," tukasnya (her/wb)







TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL