Dijambret di Jalan, Uang Puluhan Juta Milik ASN dan Dinas PUPR Provinsi Bangka Belitung Raib

Caption: Susi (45), seseorang ASN di Dinas PUPR Pemprov Bangka Belitung saat melaporkan kejadian penjambretan yang dialaminya ke Polres Pangkalpinang, Senin (8/2/2021). (hdd/wb)
Caption: Susi (45), seseorang ASN di Dinas PUPR Pemprov Bangka Belitung saat melaporkan kejadian penjambretan yang dialaminya ke Polres Pangkalpinang, Senin (8/2/2021). (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Tepat di halaman depan Bank Syariah Mandiri (BSM) di Jalan Muntok, Kota Pangkalpinang, uang senilai Rp 44,9 juta di mobil milik seorang aparatur sipil negera (ASN) Pemerintah Provinsi Bangka Belitung, raib dirampas perampok, Senin (8/2/2021).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, tepat berada di depan BSM di Jalan Muntok, Pangkalpinang. Perampok tersebut diketahui berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor, yang diduga sebelumnya telah mengikuti korban.

Susi (45), seseorang ASN di Dinas PUPR Pemprov Bangka Belitung, mengatakan korban perampokan sontak menjerit ketika uang yang berada di kursi depan mobilnya dijambret usai dari Bank Syariah Mandiri, di Jalan Muntok.

Uang kurang lebih senilai Rp 44,9 juta tersebut yang Rp 39 juta-nya merupakan milik Dinas PUPR Provinsi Bangka Belitung, yang diperuntukkan untuk kegiatan honorer. Sisanya senilai Rp 5,9 juta adalah uang pribadi milik korban.

"Tas bewarna merah, isinya uang, dompet, dan kartu-kartu dokumen di tas semua. Uang kantor yang banyak untuk honorer kegiatan pegawai, bukan untuk gaji," ujar Susi di Polres Pangkalpinang, sambil terisak menangis.

Kejadian itu bermula ketika korban mengambil uang dari Bank BRI lalu menuju Bank Syariah Mandiri di Jalan Muntok, untuk menabung uang pribadi miliknya ke Bank Syariah Mandiri tersebut. 

Namun dikarenakan bank tersebut masih tutup, korban pun kembali membawa uang yang berada di dalam tas ransel tersebut ke dalam mobil. Disaat itulah uang yang berada di kursi depan mobilnya seketika dirampas oleh perampok.

"Pelaku dua orang besar tinggi, menggunakan sepeda motor. Jam setengah 3 kurang lebih, tepatnya di depan BSM di Jalan Muntok, sebelum lampu merah," ungkapnya.

"Tidak menggunakan helm, namun ada CCTV," ujar Susi, selaku ASN bendahara kegiatan di Dinas PUPR Provinsi Bangka Belitung. 

Saat dikonfirmasi, Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi, mengatakan sejauh ini pihak penyidik dari unit operasional Tim Naga sudah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), yang kemudian selanjutnya akan dilakukan penyidikan.

"Jadi jambret ini katagori kejahatan jalanan. Jadi memang betul yang bersangkutan telah melaporkan ke Polres Pangkalpinang," ujarnya kepada Wow Babel.

Atas kejadian ini, AKP Johan mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan selalu mewaspadai terhadap aksi kejahatan di jalanan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat dan tidak bosan-bosannya kami selalu mengingatkan bahwa kejadian ini bukan peristiwa yang baru, karena sebelum-sebelumnya yang di Polsek Gerunggang itu jambret juga, yang ditaruh didasbord," jelasnya.

Selain itu, lanjut AKP Johan Wahyudi menerangkan, Polres Pangkalpinang juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyimpan dan meletakkan barang beharga di pada kendaraannya.

"Agar untuk membawanya. Kemudian terhadap orang-orang yang mencurigai kita, yang mengikuti kita atau membututi kita itu harus selalu hati-hati dan waspada. Jika memungkinkan, berhenti di tempat keramaian. Jangan melintas di tempat yang sepi," pungkasnya. (hdd/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL