Ini Para Punggawa Investasi Presiden

Tim_Wow    •    Rabu, 17 Februari 2021 | 09:51 WIB
Nasional
Caption: Presiden Joko Widodo memperkenalkan para punggawa Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola investasi yang dibentuk untuk membantu membangun perkembangan Indonesia secara lebih menyeluruh. (IST)
Caption: Presiden Joko Widodo memperkenalkan para punggawa Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola investasi yang dibentuk untuk membantu membangun perkembangan Indonesia secara lebih menyeluruh. (IST)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo memperkenalkan para punggawa Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola investasi yang dibentuk untuk membantu membangun perkembangan Indonesia secara lebih menyeluruh.

Ridha Wirakusumah ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA). Ridha yang 30 tahun malang melintang sebagai eksekutif senior di industri perbankan, jasa keuangan, dan investasi  di berbagai institusi terkemuka internasional dan Indonesia. 

"Beliau sangat berpengalaman sebagai eksekutif senior di industri perbankan, jasa keuangan, dan investasi. Terakhir sebagai CEO di Bank Permata. Beliau pernah memiliki pengalaman panjang di berbagai perusahaan multinasional seperti Presiden dan CEO AIG Asia Pasifik, Presiden dan CEO General Electric di Asia Pasifik, serta CEO di Maybank Indonesia," kata Presiden Jokowi saat memperkenalkan Ridha.di beranda Istana Merdeka Jakarta, Selasa (16/2/2021).

Ridha selaku Ketua Dewan Direktur INA  bersama empat orang profesional lainnya dalam menjalankan tugas di INA. Dia dibantu sosok profesional Arief Budiman sebagai Wakil Ketua Dewan Direktur atau Direktur Investasi INA. 

Arief merupakan seorang eksekutif di industri keuangan dan investasi dengan pengalaman internasional dan domestik selama 25 tahun.

"Dalam usia yang sangat muda beliau dipercaya sebagai Presiden Direktur McKinsey Indonesia, pernah menjadi konsultan Booz Allen Hamilton di Amerika dan di Asia, serta pernah menjadi Direktur Utama Danareksa dan Direktur Keuangan Pertamina," ucap Jokowi.

Selanjutnya, ada Stefanus Ade Hadiwidjaja sebagai Direktur Investasi yang merupakan  praktisi investasi profesional muda Indonesia dengan pengalaman di tingkat internasional.

"Berpengalaman sebagai konsultan internasional, CEO, dan komite investasi di berbagai perusahaan multinasional. Di antaranya sebagai Managing Director dan Country Head Creador untuk Indonesia dan Singapura," tutur Presiden.

Sebagai Direktur Risiko INA, terdapat Marita Alisjahbana yang merupakan profesional di bidang manajemen risiko yang disebut oleh Presiden Jokowi sebagai yang paling senior di Indonesia. Marita memiliki pengalaman internasional lebih dari 30 tahun.

"Beliau pernah menjabat sebagai Country and Corporate Risk Manager Citibank Indonesia selama 15 tahun dan merupakan WNI pertama yang memegang posisi tersebut sepanjang sejarah. Pernah juga sebagai Country and Corporate Risk Manager Citibank Thailand, Vietnam, dan Filipina," ujarnya.

Terakhir,  Eddy Porwanto sebagai Direktur Keuangan. Eddy adalah salah satu profesional dengan pengalaman 30 tahun dalam pengelolaan keuangan dan turnaround kinerja berbagai perusahaan.

"Beliau expert di pengelolaan keuangan dan berpengalaman dalam turnaround kinerja dan value improvement di berbagai perusahaan multinasional. Punya banyak pengalaman sebagai direktur keuangan di berbagai sektor industri penerbangan, otomotif, dan consumer goods. Pernah juga di Northstar Pacific dan CFO General Motors Indonesia," ucap Kepala Negara.

Dengan figur-figur terbaik tersebut, Presiden Jokowi mengharapkan agar INA mampu memperoleh kepercayaan nasional dan internasional yang nantinya akan mengurangi kesenjangan kemampuan pendanaan domestik dengan kebutuhan pembiayaan pembangunan. (wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL